muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar kembali menggelar rapat kantoran rutin pada Jumat sore di Panti Putri Aisyiyah Karanganyar. Forum berkala ini menjadi momentum strategis yang membahas dua agenda besar sekaligus, yakni laporan ekspansi masif program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah serta penyambutan kunjungan silaturahim dari Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah.
Dalam forum tersebut, Koordinator MBG PDM Karanganyar, Jarwanto, menyampaikan laporan perkembangan program Makan Bergizi Gratis yang dikelola oleh persyarikatan. Saat ini, Muhammadiyah Karanganyar telah berhasil mengelola tiga dapur utama secara mandiri yang secara konsisten menyuplai makanan sehat kepada total 8.900 siswa sekolah. Fakta di lapangan bahkan menunjukkan bahwa sistem tata kelola ini sukses menjadi percontohan bagi Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) lainnya.

Selanjutnya, program kemanusiaan ini dipastikan akan memperluas jangkauan operasionalnya ke Kelurahan Bejen dalam waktu dekat. “Hari Senin (8/06/2026), kami akan melaksanakan launching layanan baru untuk 400 penerima manfaat yang mencakup wilayah se-Kelurahan Bejen,” ujar Jarwanto dalam laporannya.
Selain perluasan wilayah, Jarwanto juga menegaskan kepastian hukum dan keberlanjutan program ini melalui komitmen jangka panjang bersama pemerintah pusat. “Mengenai keberlanjutan program, kontrak kerja sama resmi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) sudah berjalan dan akan terus berlaku sampai tahun 2029,” katanya menambahkan. Demi kerapian administrasi dan perlindungan personil di lapangan, pengurus juga berkomitmen untuk segera membuatkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) bagi seluruh sukarelawan dapur.
Suasana rapat kantoran rutin Jumat sore ini menjadi lebih hangat dengan hadirnya rombongan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah yang dipimpin langsung oleh Ketua PWA Jateng beserta jajaran panitia inti. Kunjungan silaturahim ini membawa maksud dan tujuan penting, yaitu melakukan koordinasi melekat dan pemantauan lapangan terkait persiapan Karanganyar sebagai tuan rumah helatan akbar Jambore Milad Aisyiyah ke-109 yang akan berpusat di Tawangmangu.

Pertemuan lintas struktural ini dimanfaatkan untuk mematangkan konsep acara, menyelaraskan teknis logistik, serta memastikan komunikasi satu pintu antara pimpinan pusat, wilayah, dan daerah berjalan tanpa hambatan. PWA Jateng berharap koordinasi matang ini dapat menyukseskan acara yang bakal dihadiri oleh ratusan kader perempuan dari berbagai daerah, sekaligus memperkuat syiar gerakan Aisyiyah dalam berkontribusi menyelesaikan isu-isu strategis seperti penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem.
Dinamika dan keberhasilan berbagai program kemasyarakatan ini mendapat apresiasi sekaligus catatan penting dari pimpinan daerah. Ketua PDM Karanganyar memberikan pandangan mendalam mengenai beratnya perjuangan di tingkat tapak untuk mengawal dan mempertahankan konsistensi gerakan gizi tersebut di tengah masyarakat.

“Karena memang yang membentuk SPPG itu termasuk pertarungan berat sekaligus pertarungan politik, pertarungan sosial. Alhamdulillah bisa aktif, mampu, bekerja dengan baik, dan sudah dilakukan dan terbukti hasilnya juga bagus,” ujar Ketua PDM Karanganyar dalam tanggapannya di depan forum.
Sebagai penutup, pimpinan rapat Ruswan Darsono sekaligus Pleno PDM Karanganyar menegaskan bahwa rapat kantoran rutin ini membuktikan solidnya sinergi antara unsur pimpinan, majelis, dan organisasi otonom di Karanganyar. Melalui pengelolaan amal usaha yang transparan serta koordinasi wilayah yang kuat, Muhammadiyah dan Aisyiyah siap mengawal program gizi nasional sekaligus menyambut kesuksesan Jambore Jawa Tengah di Tawangmangu secara profesional.















