BAZNAS Karanganyar Gelar Pelatihan Santripreneur, Pondok Pesantren Darul Arqom Turut Berpartisipasi

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Santripreneur bagi santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah Kabupaten Karanganyar pada 12–14 Oktober 2026. Kegiatan yang diikuti 50 santri dari 10 pondok pesantren ini berfokus pada pengembangan keterampilan budidaya lele sistem bioflok, hidroponik, dan ternak maggot.

Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi santri. Pelatihan ini melibatkan anggota BAZNAS Kabupaten Karanganyar, para instruktur, serta peserta santri yang mengikuti rangkaian kegiatan.

Program ini bertujuan membekali santri dengan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan yang dapat diterapkan secara langsung di lingkungan pondok pesantren. Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan mampu mengembangkan potensi usaha produktif yang berkelanjutan sekaligus membuka peluang ekonomi di masa mendatang.

Materi pelatihan meliputi budidaya lele dengan sistem bioflok, teknik menanam sayuran secara hidroponik, serta budidaya maggot yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Ketiga bidang tersebut dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai kegiatan usaha yang produktif dan mendukung pemanfaatan sumber daya secara optimal.

Keikutsertaan Pondok Pesantren Darul Arqom Karanganyar dalam program ini menjadi langkah positif untuk mendorong santri agar tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan dan pendidikan, tetapi juga memiliki keterampilan praktis serta jiwa kewirausahaan.

Pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Karanganyar atas terselenggaranya pelatihan tersebut.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Karanganyar yang telah menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas santripreneur di bidang budidaya lele sistem bioflok, hidroponik, dan ternak maggot. Kegiatan ini sangat positif dalam membekali para santri dengan keterampilan kewirausahaan yang produktif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh para santri selama pelatihan dapat diterapkan secara nyata di lingkungan pondok pesantren. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk pengetahuan, tetapi juga dapat menjadi awal pengembangan usaha produktif yang dikelola secara berkelanjutan.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, para santri tidak hanya memperoleh ilmu dan pengalaman baru, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata di lingkungan pondok pesantren. Dengan demikian, santri dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri, kreatif, berjiwa wirausaha, serta mampu menciptakan peluang usaha yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar berharap dapat terus mendorong lahirnya santri yang berdaya, mandiri, dan inovatif. Sinergi antara BAZNAS dan pondok pesantren diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan ekonomi santri serta membentuk generasi Islami yang tidak hanya berilmu dan berakhlak mulia, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait