muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Program Studi (Prodi) S1 Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat sinergi dengan orang tua atau wali mahasiswa baru melalui kegiatan Physiotherapy Academic Orientation. Agenda tahunan bertema “A Student Guide to Academic Life and Future Pathways” tersebut berlangsung di Meeting Room B2 Lantai 2 Edutorium K.H. Ahmad Dahlan UMS, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada mahasiswa dan orang tua/wali terkait kehidupan akademik, fasilitas kampus, sistem pemantauan akademik dan keuangan, beasiswa, hingga berbagai layanan pendukung selama masa studi di UMS. Selain itu, forum ini menjadi ruang koordinasi langsung untuk membangun komunikasi yang efektif antara pihak program studi dan orang tua demi mendukung keberhasilan akademik mahasiswa.
Unit Penjaminan Mutu (UPM) Prodi Fisioterapi UMS sekaligus PIC acara, Arif Pristianto, Ftr., M.Fis., menjelaskan bahwa pihak program studi membuka saluran komunikasi khusus bagi orang tua yang ingin berkonsultasi mengenai perkembangan anak mereka.

“Komunikasi orang tua atau wali dapat dilakukan melalui WhatsApp Admin Prodi. Orang tua atau wali juga dimohon aktif memantau perkembangan akademik melalui STAR Parent UMS,” terang Arif, Senin (5/10/2026).
Arif menambahkan, platform STAR Parent UMS memungkinkan orang tua memantau rekam akademik mahasiswa secara mandiri. Akses ke sistem tersebut dilakukan menggunakan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) masing-masing sebagai username dan password.
Untuk menjaga kualitas proses pembelajaran, Prodi Fisioterapi UMS juga telah menyiapkan mekanisme deteksi dini bagi mahasiswa yang menghadapi kendala akademik maupun praktik. Evaluasi dilakukan secara berkala berdasarkan nilai akademik, rekapitulasi kehadiran, serta laporan langsung dari mahasiswa, dosen pengampu, maupun dosen Pembimbing Akademik (PA).
Jika ditemukan mahasiswa yang mengalami hambatan, pihak kampus menyediakan layanan pendampingan intensif. Pendampingan tersebut meliputi sesi konseling bersama dosen PA dan dosen pengampu, hingga rujukan ke fasilitas konseling profesional UMS melalui Student Mental Health and Wellbeing Support (SMHWS).
Dalam kesempatan tersebut, pihak prodi turut mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas organisasi dan kewajiban akademik. Mahasiswa diimbau agar cermat dalam mengelola waktu serta menentukan skala prioritas. Selain itu, orang tua juga menerima sosialisasi mengenai informasi beasiswa UMS yang dapat diakses secara transparan melalui laman resmi beasiswa UMS.
Pihak Prodi Fisioterapi UMS menyampaikan apresiasi tinggi kepada para orang tua dari berbagai daerah di Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepada UMS. Meski demikian, Arif menekankan bahwa keberhasilan studi tetap bertumpu pada komitmen mahasiswa itu sendiri.
“Partisipasi aktif dari ananda selaku mahasiswa sangat diperlukan dan menjadi faktor utama penentu keberhasilan studi,” tegas Arif.
Melalui kegiatan orientasi akademik ini, diharapkan kolaborasi harmonis antara mahasiswa, orang tua, dan pengelola kampus dapat terjalin dengan baik hingga para mahasiswa berhasil menyelesaikan studinya.















