by | 5 Oct 2026 | KabarMu |

Inovasi Sabun TELASIH: Mahasiswa UMS Berdayakan Ibu PKK Karangmojo Lewat Bahan Alami

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Sebanyak 35 ibu-ibu PKK Desa Karangmojo, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, mendapatkan pelatihan pemanfaatan tanaman lokal menjadi produk rumah tangga bernilai guna berupa sabun cuci piring bermerek “TELASIH”. Program pemberdayaan masyarakat ini diinisiasi oleh mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Pancasila Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Proyek Kepemimpinan Kelompok A1 guna mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Dosen Pembimbing, Susiati, S.Pd., M.Ed., menyampaikan bahwa program ini tak sekadar mengajarkan pembuatan produk, tetapi juga mengedukasi warga untuk mengenali potensi bahan lokal yang mudah diperoleh agar memiliki nilai ekonomis. Menurutnya, pendampingan secara berkelanjutan diberikan agar keterampilan yang didapat dapat dipraktikkan secara mandiri dan dikembangkan menjadi kegiatan usaha rumahan yang produktif.

Ketua Kelompok A1 Proyek Kepemimpinan Mahasiswa PPG UMS, Dhoni Firnanda, memaparkan bahwa nama TELASIH merupakan akronim dari telang dan sereh yang menjadi bahan baku utama. Bunga telang dimanfaatkan karena memiliki pigmen warna alami biru keunguan, sementara sereh memberikan aroma segar yang khas pada sabun.

Rangkaian kegiatan pemberdayaan diawali dengan sesi sosialisasi pada 12 September 2026 untuk memberikan pemahaman dasar mengenai latar belakang, tujuan, serta persiapan alat dan bahan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pada 18 September 2026, di mana para peserta mempelajari setiap tahapan produksi mulai dari pengolahan bahan, pencampuran, hingga pengemasan produk.

Ketua PKK Desa Karangmojo, Sarbini, menyambut positif pelatihan berbasis bahan alami tersebut. Pihaknya mengapresiasi bimbingan langsung dari mahasiswa PPG UMS dan berharap inovasi sabun TELASIH dapat ditindaklanjuti ke dalam program kerja PKK Desa Karangmojo secara berkelanjutan. Sarbini juga menyoroti peluang pengembangan produk menuju skala komersial, dengan tetap memperhatikan aspek kualitas, keamanan, dan konsistensi hasil produksi.

Adapun pelatihan pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan oleh sepuluh mahasiswa Kelompok A1 Proyek Kepemimpinan PPG Pendidikan Pancasila UMS yang terdiri dari Alma Putri Sabrina, Bagus Prasetyo, Dewi Ayuningtyas, Dhoni Firnanda, Esa Tri Indrawati, Fahri Ramadhan, Farizal Arsyari, Fernanda Dhea Az Zahra, Isma Zhavina Maharani, dan Isrofiah Laela Khasanah, di bawah pendampingan dosen pembimbing Susiati, S.Pd., M.Ed.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait