muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Tim sepak bola mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bermain imbang dengan skor 1-1 pada laga persahabatan yang digelar di Lapangan Sepak Bola Psikologi UMS, Surakarta, Minggu (4/10/2026) sore.
Pertandingan yang diinisiasi oleh Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) UMS berkolaborasi dengan pihak UMY ini tak hanya menjadi ajang olah fisik, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi dan ikatan kekeluargaan antar-mahasiswa asing di Indonesia.
Sejak babak pertama dimulai, tim mahasiswa UMY tampil menekan dan terus menggempur pertahanan UMS. Kombinasi umpan-umpan pendek dan serangan intensif UMY membuahkan hasil lewat gol dari pemain bernomor punggung 21. Skor 0-1 untuk keunggulan UMY bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo permainan makin meningkat. Kedua tim tampil lebih agresif dalam menyerang maupun bertahan. UMS yang berupaya mengejar ketertinggalan terus membangun serangan melalui sektor tengah.
Gol penyeimbang UMS akhirnya tercipta menjelang akhir babak kedua. Pemain asal Timor Leste, Samuel Ortega ML, yang tampil cemerlang sebagai motor permainan lini tengah, berhasil menyarangkan bola ke gawang UMY melalui eksekusi tendangan bebas yang terarah. Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
“Saya sangat senang sekali, tendangan bebas saya dapat menyamakan kedudukan. Tendangan tersebut lahir dari keinginan saya untuk memberikan kontribusi lebih bagi tim,” kata Samuel saat diwawancarai pasca-pertandingan, Senin (5/10/2026). Ia juga menambahkan bahwa laga ini memberikan pelajaran berharga terkait teknik passing, control, hingga finishing dari tim UMY.
Selain sebagai ajang persahabatan, laga ini juga dikemas sebagai momen perpisahan (farewell) bagi Mika, salah satu mahasiswa internasional UMS yang telah menyelesaikan masa studinya dan akan kembali ke negara asal.
Kapten tim UMS sekaligus mahasiswa prodi Teknik Elektro asal Uganda, Yiga Shafiq, menyampaikan apresiasinya atas dukungan fasilitas dari DRKUI UMS.
“Pertandingan ini untuk farewell atau perpisahan kami dengan Mika agar memberikan kesan akhir yang indah baginya. Semoga melalui pertandingan ini, kami selaku mahasiswa asing di Indonesia dapat menjalin hubungan kekeluargaan yang baik antar-negara dan tidak putus saat kembali ke negara masing-masing,” tutur Yiga.
Kegiatan diakhiri dengan seremonial perpisahan sederhana untuk Mika. Laga persahabatan ini menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen UMS dalam mendorong internasionalisasi kampus serta menciptakan iklim belajar yang inklusif bagi mahasiswa asing. (Affiq/Humas)















