by | 7 Oct 2026 | KabarMu |

Raih World Rank 4 Scholar Index 2026, Alumnus FAI UMS Buktikan Kekuatan Publikasi Ilmiah

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Konsistensi dalam melakukan penelitian dan publikasi ilmiah membawa alumnus Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Mahmudulhassan, menduduki peringkat ke-4 dunia (World Rank 4) bidang Education and Islamic Studies dalam pemeringkatan Scholar Index Top 1000 Scholar 2026.

Pria yang akrab disapa Hasan tersebut mengaku pencapaian ini bukanlah hasil instan dan tidak pernah ditargetkan secara khusus sejak awal perjalanan akademiknya.

“Saya sendiri tidak pernah membayangkan akan mendapatkan World Rank 4. Saya hanya berusaha konsisten melakukan penelitian dan publikasi,” ujar Hasan saat diwawancarai melalui Zoom Meeting dari Bangladesh, Selasa (6/10/2026).

Sepanjang karier akademiknya, akademisi asal Bangladesh ini telah menghasilkan 68 artikel ilmiah. Sebanyak 10 artikel di antaranya telah terindeks Scopus dengan rincian empat artikel terbit di jurnal bereputasi Q1, satu artikel Q1/Q2, dua artikel Q3, dan dua artikel Q4.

Fokus penelitian Hasan berpusat pada bidang pendidikan, pendidikan Islam, serta pendidikan multikultural. Salah satu karya utamanya bertajuk “Exploring Student-Centered Learning as a Tool to Prevent Radicalization in Islamic Junior Schools: A Case Study of Indonesia and Bangladesh” yang disusun bersama Prof. Dr. Sekar Ayu Aryani, M.Ag.

Studi komparatif tersebut meneliti praktik pendidikan Islam di Indonesia dan Bangladesh, serta menyoroti pentingnya keterhubungan antara teori dan praktik guna mencegah radikalisasi di lingkungan sekolah Islam. Menurutnya, sistem pendidikan Islam di Indonesia memiliki keunggulan pada penerapan praktis yang dapat menjadi percontohan bagi pengembangan pendidikan di Bangladesh.

Pencapaian akademik Hasan tidak lepas dari dukungan penuh UMS. Setelah menyelesaikan pendidikan magister bidang Tafsir Hadis dan Ilmu Politik di Bangladesh, ia mendapatkan arahan dari Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS, khususnya Wijianto, S.T., M.Eng.Sc., hingga memperoleh kesempatan melanjutkan studi doktoral (S3) melalui beasiswa 100 persen dari UMS.

Usai menyelesaikan studi doktoralnya di Surakarta, kini Hasan telah kembali ke negara asalnya dan aktif mengajar di jenjang pendidikan setara SMA sambil mempersiapkan diri untuk bergabung dengan perguruan tinggi di Bangladesh. Ia berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam dunia akademik melalui penelitian dan publikasi yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait