by | 5 Oct 2026 | KabarMu |

SEMARADIK 2026 UMS Bahas Digital Branding, Hadirkan Brian Tanuwidjaja COC Season 2

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Radik FM dari Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional SEMARADIK 2026 di Auditorium Mohammad Djazman, Minggu (27/9/2026).

Mengusung tema “The Media, Digital Branding & Creative Industry”, agenda nasional ini membedah pesatnya perkembangan media, strategi digital branding, serta ekosistem industri kreatif di era digital. Acara ini turut menghadirkan peserta dari berbagai latar belakang untuk menangkap tantangan dan peluang profesional masa kini.

Ketua Pelaksana SEMARADIK 2026, Ardhissya Zahra P A, menyampaikan bahwa penentuan tema dilandasi oleh realitas era digital yang semakin memengaruhi pola kerja kreatif dan lanskap profesional secara global.

“Kami berharap peserta tidak hanya mendapatkan wawasan baru mengenai media digital branding dan creative industry, tetapi juga mendapatkan gambaran yang lebih luas tentang bagaimana ketiga hal tersebut berkembang dan bisa diterapkan di kehidupan maupun dunia profesional,” ujar Ardhissya, Senin (5/10/2026).

Seminar tahun ini menghadirkan Brian Arianto Tanuwidjaja sebagai narasumber utama. Pemilihan Brian didasari atas rekam jejaknya sebagai mahasiswa berprestasi dan keterlibatannya dalam ajang Clash of Champions (COC) Season 2. Pengalaman Brian di ruang digital dinilai sangat relevan untuk memberikan gambaran praktis mengenai pembentukan personal branding, pengelolaan kredibilitas, hingga optimalisasi media sosial.

Sesi diskusi interaktif dan tanya jawab berlangsung dinamis, ditandai dengan antusiasme peserta yang melayangkan berbagai pertanyaan krusial terkait materi yang disampaikan hingga penutupan acara. Rangkaian kegiatan SEMARADIK 2026 juga dimeriahkan oleh pertunjukan musik band serta penyerahan hadiah secara simbolis kepada para pemenang SEMARADIK Competition.

Ardhissya menambahkan, momentum seminar ini diharapkan menjadi pemantik keberanian bagi para peserta untuk terus mengasah potensi diri dan menerapkan wawasan yang telah diperoleh ke lingkungan masing-masing.

“Kami berharap peserta tidak hanya mendapatkan insight atau pengetahuan baru, tetapi juga memperoleh perspektif yang lebih luas terhadap isu dan pengalaman yang dibahas. Semoga apa yang didapatkan selama seminar dapat mendorong peserta untuk lebih berani mengembangkan diri,” pungkasnya.

Ke depan, SEMARADIK diproyeksikan konsisten menjadi ruang diskusi konstruktif yang menghadirkan topik-topik relevan serta pembicara yang inspiratif bagi publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait