muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Karanganyar mengajak para kader untuk memperkuat kesabaran, keimanan, dan keistikamahan dalam menghadapi berbagai dinamika serta tantangan dakwah. Pesan tersebut menjadi poin utama dalam Kajian Senin Malam Selasa (SEMASA) yang digelar di Pendopo Panti Putri Aisyiyah Karanganyar, Senin (12/10/2026).
Kajian rutin tersebut menghadirkan Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas (MTDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Ustaz Ismail Soleh, S.Pd., M.Pd., sebagai pemateri. Mengangkat tema “Pertolongan Allah Tidak Pernah Salah Waktu”, kegiatan ini diisi dengan pembahasan kelanjutan sirah Nabi Musa a.s. saat berhadapan dengan kesewenang-wenangan Fir’aun.
Dalam pemaparannya, Ustaz Ismail Soleh menegaskan bahwa perjuangan dakwah tidak selalu menghasilkan capaian yang sejalan dengan harapan secara langsung. Oleh karena itu, seorang dai maupun kader dakwah dituntut memiliki keteguhan hati serta keyakinan penuh terhadap ketetapan Allah Swt.
“Dalam dakwah ini, lelah, capek, bahkan merasa mutung itu wajar dan manusiawi. Namun, yakinlah bahwa pertolongan Allah itu nyata dan akan datang pada waktu yang tepat,” ujar Ismail di hadapan jajaran pengurus PDPM Karanganyar, pimpinan cabang Pemuda Muhammadiyah, serta jamaah yang hadir.
Ismail turut mengutip Surah Ali Imran ayat 139 sebagai landasan motivasi agar umat beriman tidak merasa lemah dan bersedih hati ketika berhadapan dengan tekanan maupun penolakan.
Ia kemudian menguraikan perjalanan penindasan Fir’aun terhadap Nabi Musa a.s. dan Bani Israil, yang berlanjut hingga peristiwa penyeberangan laut sebagaimana termaktub dalam Surah Al-A’raf dan Surah Asy-Syu’ara. Menurutnya, puncaknya peristiwa terbelahnya laut melalui mukjizat tongkat Nabi Musa mengajarkan bahwa pertolongan Allah senantiasa hadir pada saat manusia merasa tidak lagi memiliki jalan keluar.
Melalui Kajian SEMASA ini, PDPM Karanganyar berharap dapat terus memperdalam pemahaman sirah para nabi sekaligus membentuk karakter kader Pemuda Muhammadiyah yang tangguh, sabar, dan pantang menyerah dalam menjalankan misi dakwah Persyarikatan.














