muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Karanganyar menggelar pelatihan irama adzan dan praktik langsung bagi para penghuni panti dalam kegiatan Kajian Selasa Malam Rabu di Pendopo KH. Ahmad Dahlan, Karanganyar, Selasa (13/10/2026) malam. Kegiatan tersebut menghadirkan alumni muazin Masjid Agung Madaniyah Karanganyar, Ustadz Sukirno, S.Pd., untuk membekali anak-anak panti teknik melantunkan adzan yang terarah, indah, dan penuh penghayatan.

Dalam pemaparannya, Ustadz Sukirno mengenalkan enam jenis irama adzan yang populer di kalangan muazin, yaitu Bayati, Rost, Hijaz, Soba, Nahawan, dan Jiharkah. Dari keenam irama tersebut, ia merekomendasikan irama Rost sebagai pilihan dasar bagi pemula karena tergolong mudah dipelajari serta akrab di telinga masyarakat Indonesia.
Guna menunjang latihan yang efektif, Ustadz Sukirno memberikan tiga kunci utama dalam mengumandangkan adzan:
Pemanasan Suara (Humming): Latihan bersenandung untuk melenturkan pita suara sebelum melantunkan adzan agar tidak kaku.
Posisi Tubuh: Berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga dengan menempatkan jari telunjuk pada lubang telinga tanpa menekannya, serta menjaga posisi dagu tetap menghadap ke depan.
Konsistensi Latihan: Membiasakan diri mendengarkan lantunan adzan para muazin di masjid dan mempraktikkannya secara berulang.
Usai penyampaian materi dan contoh peragaan, seluruh anak panti diberi kesempatan untuk mempraktikkan bagian awal adzan satu per satu. Sesi praktik langsung ini ditujukan untuk mengenali potensi suara masing-masing anak, melatih keberanian tampil di depan umum, serta membantu pendamping mengidentifikasi teknik dasar yang perlu ditingkatkan pada sesi berikutnya.
Ustadz Sukirno menegaskan bahwa adzan tidak hanya berfungsi sebagai panggilan salat, tetapi juga bagian dari syiar Islam yang berkesinambungan. Melalui program pelatihan ini, Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Karanganyar berkomitmen menyediakan ruang belajar keterampilan keagamaan yang aplikatif agar anak-anak panti memiliki keberanian dan kemampuan nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.














