MUHAMMADIYAHKARANGANYAR, KARANGANYAR— Program pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi wisata berbasis lokal kembali digiatkan di Kabupaten Karanganyar. Lazismu Karanganyar bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) dan Taruna Tani Kemuning Orchid resmi menggelar kegiatan Kick Off Kampung Eduwisata Anggrek di Dusun Kayumas, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Rabu (10/9/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program Kampung Berkemajuan, yang berfokus pada penguatan potensi ekonomi dan wisata desa berbasis alam serta pelestarian lingkungan.
Sebagai langkah awal, diselenggarakan pelatihan pendampingan manajemen dan sumber daya manusia wisata di Kampung Eduwisata Kemuning Orchid. Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari petani anggrek, pengelola desa wisata, penyuluh pertanian, serta perangkat desa dan dusun.

Fokus utama kegiatan adalah peningkatan kapasitas pelaku wisata dan petani anggrek dalam memasarkan produk serta destinasi wisata melalui kanal digital secara efektif dan berkelanjutan. Ada empat produk utama yang dikembangkan dalam program ini, antara lain:
- Pembibitan anggrek dengan sistem kultur jaringan
- Tanaman anggrek berbunga siap jual
- Edukasi budidaya dan perawatan tanaman anggrek
- Wisata observasi dab perawatan tanaman anggrek
Melalui produk tersebut, Kampung Eduwisata Kemuning Orchid diharapkan mampu menjadi daya tarik baru wisata Karanganyar yang menggabungkan edukasi, ekonomi, dan pelestarian alam.
Materi pelatihan disampaikan oleh Dian Deliana, dosen Perhotelan UMUKA, yang membahas pentingnya digital literacy dan customer relationship bagi pengelola wisata. Dengan kemampuan tersebut, para pelaku wisata diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi produk dan destinasi melalui platform digital.
Ketua RT 01 Kayumas, Arjo Sumino, menyambut baik pelatihan tersebut.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat dan sudah lama kami nantikan. Digital literacy dan customer relationship adalah kebutuhan mendesak agar sektor wisata kami mampu bersaing dan dikenal lebih luas,” ujarnya.
Manajer Program Lazismu Karanganyar, Muhammad Insan, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program Kampung Berkemajuan yang dikelola secara inovatif dan berkelanjutan.
“Kerja sama antara Kemuning Orchid dan UMUKA merupakan upaya strategis untuk mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara produktif. Melalui program Kampung Eduwisata, kami ingin mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa,” jelasnya.
Program ini diharapkan menjadi model kolaborasi antara lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan pelaku wisata lokal dalam membangun desa berbasis potensi alam dan budaya.
Kampung Eduwisata Kemuning Orchid merupakan destinasi baru di kawasan wisata Kemuning, Karanganyar, yang menawarkan pengalaman belajar dan rekreasi berbasis budidaya anggrek. Program ini dikembangkan melalui kolaborasi antara UMUKA, Lazismu Karanganyar, dan masyarakat setempat.
Kontributor : Muhammad Isnan.
Editor : MPI PDM KARANGANYAR.















