muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR – Lapangan futsal menjadi saksi bisu harmonisnya hubungan antara elemen pemuda dan pemerintah daerah. Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kecamatan Karanganyar menggelar pertandingan persahabatan futsal seri ke-7 bersama Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar. Agenda yang berlangsung di AMS Futsal Karanganyar pada Jumat (30/1/2026) ini bukan sekadar mengejar skor, melainkan memperkuat sinergi lintas sektoral.
Ketua PCPM Kecamatan Karanganyar, Paksi Hidayatulloh, menegaskan bahwa olahraga merupakan media paling cair dan efektif untuk menyatukan berbagai kepentingan positif. Menurutnya, melalui keringat yang mengucur di lapangan, jiwa sportivitas kader muda Muhammadiyah dapat terus dipupuk sembari memperlebar jejaring komunikasi.
“Persahabatan futsal menjadi media efektif untuk menumbuhkan jiwa sportivitas kader muda Muhammadiyah, penguatan jejaring, dan mempererat silaturahmi lintas elemen,” ujar Paksi di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa program rutin ini menjadi batu loncatan bagi PCPM Kecamatan Karanganyar untuk menjajaki kolaborasi yang lebih formal dan strategis di bidang kepemudaan dan olahraga bersama Disparpora. Harapannya, kerja sama ini tidak berhenti di lapangan futsal, namun berlanjut pada program-program pemberdayaan pemuda lainnya di masa depan.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar, Hari Purnomo. Ia menilai konsistensi PCPM dalam menginisiasi agenda olahraga mandiri patut dicontoh. Hari memandang Muhammadiyah sebagai organisasi dengan basis massa yang besar, sehingga memiliki potensi melimpah untuk melahirkan atlet-atlet berbakat dari kalangan santri atau kader.
Hari menekankan bahwa Muhammadiyah di Kabupaten Karanganyar memiliki potensi besar yang perlu terus dipacu melalui kegiatan yang terarah. Baginya, olahraga yang rutin dilakukan akan memunculkan bibit unggul secara berkelanjutan yang kelak bisa mengharumkan nama daerah.
“Kami dari Disparpora membuka pintu selebar-lebarnya untuk akses kolaborasi program bersama Pemuda Muhammadiyah, Muhammadiyah, serta masyarakat Karanganyar secara umum. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong prestasi daerah,” pungkas Hari.
Pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi namun penuh tawa itu ditutup dengan sesi diskusi santai. Kedua belah pihak bersepakat bahwa kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan adalah kunci utama dalam membangun karakter generasi muda yang sehat, tangguh, dan kompetitif. Dengan semangat sportivitas yang tertanam, masa depan olahraga di Karanganyar diyakini akan semakin cerah.















