muhammadiyakaranganyar.or.id, KARANGANYAR – Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al Ikhlas Botok terus berinovasi dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang spiritual, tetapi juga mandiri secara ekonomi. Lembaga pendidikan di bawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kerjo ini membekali para santrinya dengan keterampilan praktis melalui program ekstrakurikuler kuliner dan kriya.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Ahad, 1 Februari 2026 tersebut memfokuskan santri pada keterampilan membuat kue. Selama kurang lebih dua jam, mulai pukul 12.30 WIB, para santri tampak antusias mengikuti setiap tahapan produksi. Proses pembelajaran dilakukan secara komprehensif, mulai dari pengenalan bahan baku, teknik pengolahan, hingga proses penyajian atau finishing.
Langkah ini diambil agar para santri memiliki bekal hidup (life skill) yang kuat setelah lulus dari pondok kelak. Dengan memahami proses pembuatan produk kuliner, santri diharapkan mampu melihat peluang wirausaha di masa depan.

Tidak hanya terbatas pada pembuatan kue, PPTQ Al Ikhlas Botok juga memberikan ragam keterampilan lainnya yang tergabung dalam program kriya. Para santri diajarkan cara memanfaatkan barang bekas menjadi barang bernilai guna, serta teknik pembuatan pot hias yang memiliki nilai estetika tinggi.
Pengampu bidang ekstrakurikuler kriya dan kerajinan, Badriyah, menjelaskan bahwa pendidikan di pondok harus seimbang antara aspek ukhrawi dan duniawi. Menurutnya, santri masa kini perlu memiliki keahlian tambahan yang kompetitif.
“Selain keilmuan yang diberikan secara umum di pondok, PPTQ Al Ikhlas Botok memberikan tambahan pendidikan yang disiapkan untuk para santri agar mempunyai keterampilan baik seni kerajinan maupun kuliner di masanya nanti,” ungkap Badriyah.
Badriyah menambahkan bahwa pemberian bekal ini bertujuan agar santri benar-benar siap terjun ke masyarakat dengan kemandirian yang matang. Ia juga mengamati betapa tingginya semangat para santri saat praktik berlangsung. “Saat bikin kue, santri juga sangat senang dan semangat,” imbuhnya.
Ekstrakurikuler kriya dan kuliner kini menjadi salah satu program unggulan di PPTQ Al Ikhlas Botok. Program ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman di mana kemandirian ekonomi menjadi pilar penting bagi setiap individu, termasuk lulusan pesantren.
Bagi masyarakat yang ingin memberikan pendidikan terbaik dengan bekal keterampilan bagi putra-putrinya, PPTQ Al Ikhlas Botok membuka pintu komunikasi. Informasi lebih lanjut terkait pendaftaran dan program unggulan dapat menghubungi narahubung Siti di nomor +62 822-2032-2540, Hanan di +62 812-3841-9103, atau Faris di +62 853-3576-4754.
Calon wali santri juga dapat berkunjung langsung ke alamat operasional pesantren yang berlokasi di Botok RT 03/RW 01, Kelurahan Botok, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar. Lokasi pesantren sangat strategis, tepatnya berada di belakang SPBU Botok.















