muhammadiyakaranganyar.or.id, Kerjo – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kerjo terus memperkuat gerak roda organisasi melalui agenda rutin mingguan yang dikenal dengan istilah “Cabangan”. Pertemuan ini menjadi ruang strategis bagi jajaran pleno untuk memastikan seluruh program kerja berjalan beriringan dan tepat sasaran.
Pada Senin malam (9/2/2026), kantor PCM Kerjo menjadi saksi keseriusan tujuh anggota pleno dalam merumuskan langkah organisasi. Hadir dalam kesempatan tersebut Budi Sambodo (Ketua), Sarno (Sekretaris), Ibnu Subarkah (Bendahara), serta anggota pleno lainnya yakni Parlan, Sutopo, Agus Rizal, dan Resdhy Prasaja. Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB ini membedah berbagai isu krusial, mulai dari kesiapan syiar Islam hingga penguatan ekosistem digital organisasi.
Fokus utama dalam diskusi kali ini adalah menyongsong datangnya bulan suci Ramadan 1447 H. PCM Kerjo mulai menyusun jadwal Tarawih Keliling (Tarling) yang akan menyasar seluruh masjid di bawah naungan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Kecamatan Kerjo. Selain itu, penguatan literasi keagamaan melalui kajian Kalamka juga menjadi prioritas untuk menyemarakkan bulan penuh berkah tersebut.
Di luar agenda Ramadan, pleno juga membahas isu strategis terkait pengembangan ekonomi dan informasi. Pembahasan mencakup penunjukan agen dan verifikator Satumu (Satu Muhammadiyah), hingga penetapan admin Newsroom sebagai garda terdepan publikasi kegiatan Muhammadiyah di tingkat cabang.
Sementara itu, Ketua PCM Kerjo, Budi Sambodo, dalam arahannya menegaskan bahwa konsistensi pertemuan seperti ini adalah ruh dari kemajuan organisasi. Menurutnya, perencanaan dan evaluasi tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui diskusi tatap muka yang intens.
Forum diskusi berlangsung antusias hingga berakhirnya acara. Sinergi antaranggota pleno terlihat kuat, yang akhirnya bermuara pada kesepakatan kolektif untuk menjalankan program-program strategis PCM Kerjo ke depan.















