muhammadiyakaranganyar.or.id, KARANGANYAR – Suasana penuh kemenangan menyelimuti halaman SD Negeri 1 Gedong, Karanganyar, pada Jumat pagi. Ratusan warga yang tergabung dalam Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gedong berkumpul sejak fajar menyingsing untuk menunaikan ibadah Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah. Kurang lebih 450 jamaah yang terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak memadati area sekolah, menciptakan barisan saf yang rapi dan penuh kehangatan ukhuwah.
Pelaksanaan Sholat Id dimulai tepat pada pukul 06.16 WIB di bawah langit Karanganyar yang cerah. Bertindak sebagai imam adalah Ust. Hasan Basri Al Hafidz, yang memimpin jalannya ibadah dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara tartil. Selepas sholat, rangkaian ibadah dilanjutkan dengan mendengarkan khotbah Idul Fitri yang disampaikan oleh Ust. Gesang Triwigati, S.Pd., M.Pd.
Dalam pesan khotbahnya yang bertajuk “Ingat kepada Orang Tua di Hari Idul Fitri”, Gesang menekankan bahwa momentum Idul Fitri adalah waktu yang paling tepat untuk mengevaluasi diri, terutama mengenai sejauh mana bakti seorang anak kepada orang tuanya. Ia menjelaskan bahwa esensi dari hari raya bukan hanya terletak pada pakaian baru atau hidangan yang lezat, melainkan pada pembersihan jiwa dan penguatan ikatan keluarga.
Menurut Gesang, keberkahan hidup seseorang sangat bergantung pada sejauh mana ia mampu memuliakan ayah dan ibunya. Ia mengingatkan bahwa doa orang tua adalah kunci utama dalam meraih kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat.
“Keberkahan hidup dan kebahagiaan sejati itu bermula dari doa serta ridha ayah dan ibu. Di hari kemenangan ini, jangan biarkan kesibukan duniawi menutup mata kita dari jasa-jasa mereka. Ingatlah bahwa ridha Allah terletak pada ridha orang tua,” tegas Gesang di hadapan ratusan jamaah yang menyimak dengan saksama.
Lebih lanjut, Gesang mengajak jamaah menjadikan momentum kemenangan ini sebagai sarana memperkuat bakti yang mungkin sempat terabaikan karena rutinitas sehari-hari. Ia berharap nilai-nilai kepatuhan dan kasih sayang kepada orang tua terus dibawa bahkan setelah bulan Ramadhan berakhir.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh PRM Gedong ini berlangsung dengan sangat tertib. Panitia setempat telah menyiapkan segala sesuatunya dengan matang, mulai dari pengaturan lokasi hingga area parkir, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat selesai dengan lancar tanpa kendala berarti.
Hingga akhir acara, para jamaah tampak saling bermaaf-maafan dengan tertib sebelum meninggalkan lokasi. Kehadiran ratusan warga Muhammadiyah di halaman SDN 1 Gedong ini menjadi bukti solidnya semangat kebersamaan warga Muhammadiyah Gedong dalam merayakan hari besar Islam.















