muhammadiyahkaranganyar.or.id, KEBAKKRAMAT – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebakkramat sukses menyelenggarakan Kajian Ahad Pagi perdana setelah Idul Fitri pada Minggu (29/03/2026) di Komplek Masjid Abdul Azis, SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat. Kajian kali ini menghadirkan Ikhwanushoffa, Wakil Ketua 1 Badan Pengurus LAZISMU Jawa Tengah, sebagai pembicara utama.
Dalam tausiyahnya, Ikhwanushoffa menekankan pentingnya merefleksikan semangat Ramadan meski bulan suci tersebut telah berlalu. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan ibadah Ramadan diukur dari istiqamahnya seseorang dalam menjaga kualitas ibadah dan kepedulian sosial di bulan-bulan berikutnya.
Poin utama yang ditekankan dalam kajian ini adalah perluasan kesadaran mengenai kewajiban berzakat. Ikhwanushoffa mengajak para jamaah untuk tidak hanya terpaku pada Zakat Fitri yang dibayarkan setahun sekali menjelang Idul Fitri.

“Zakat adalah instrumen pembersihan harta dan jiwa. Kita harus menyadari bahwa kewajiban zakat mencakup aspek yang luas, mulai dari Zakat Mal (harta), Zakat Profesi, hingga zakat-zakat lainnya yang menjadi hak fakir miskin atas harta yang kita miliki,” ujar beliau di hadapan jamaah yang hadir sejak pukul 05.45 WIB.
Sebagai tokoh kunci di LAZISMU Jawa Tengah, ia juga mendorong jamaah untuk semangat menunaikan Zakat Mal. Hal ini bertujuan agar dana umat dapat dikelola secara profesional dan disalurkan secara tepat sasaran untuk program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan melalui lembaga resmi seperti LAZISMU.
Kegiatan ini didukung penuh oleh berbagai organisasi otonom Muhammadiyah, termasuk KOKAM, Pemuda Muhammadiyah, dan LAZISMU, sebagai wujud sinergi dalam menggerakkan dakwah di wilayah Kebakkramat.
Kontributor :
Agus S
085221302389















