muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar menggelar kunjungan Turun ke Bawah (Turba) di Gedung Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebakkramat, Kamis (8/10/2026). Agenda ini dilaksanakan guna memperkuat koordinasi serta konsolidasi pengkaderan organisasi dari tingkat cabang hingga ranting secara terarah.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua MPKSDI PDM Karanganyar Zainudin Afandi beserta jajaran, Pleno PCM Kebakkramat, serta jajaran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Kecamatan Kebakkramat.

Ketua PCM Kebakkramat, Paryono, menyambut baik kunjungan ini dan menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan organisasi di tingkat basis sangat bergantung pada integritas pimpinannya.
“Di level pimpinan dibutuhkan komitmen dan totalitas dalam mengembangkan cabang dan ranting,” ujar Paryono saat memberikan sambutan.
Dalam forum tersebut, Ketua MPKSDI PDM Karanganyar Zainudin Afandi memaparkan tiga agenda strategis pengkaderan yang menjadi fokus program Turba. Agenda pertama adalah pelaksanaan Pengkaderan Baitul Arqam (BA) tingkat cabang dan ranting yang digarap secara gotong royong antara PCM Kebakkramat dan PCM Jaten, dengan target 30 peserta. Dalam skema ini, PDM menanggung pembiayaan narasumber, sertifikat, dan materi, sedangkan porsi konsumsi ditanggung oleh PCM dan PRM.
Agenda kedua berfokus pada kerapian administrasi melalui pemutakhiran basis data Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) bagi seluruh pengurus PCM dan PRM, serta pendataan anggota KOKAM dan Pemuda Muhammadiyah.
Adapun agenda ketiga mendorong peran aktif kader di ranah kebangsaan, seperti menjadi Kepala Desa, anggota Bawaslu, maupun penyelenggara pemilu. Sebagai penunjang kapasitas kader, MPKSDI juga menyosialisasikan Program Perkuliahan Setara D1 dengan pembiayaan terjangkau sebesar Rp500.000 hingga lulus.














