Strategi PCM Jatiyoso Lahirkan Kemandirian Umat dan Tertib Administrasi e-KTAM

muhammadiyahkaranganyar.or.id, JATIYOSO — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jatiyoso terus bergerak cepat memperkuat tata kelola organisasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan fungsi tempat ibadah. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kegiatan Silaturahmi dan Sosialisasi program bersama tim Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar di Masjid Fatimah Az-Zahroni, Jatiyoso, pada Rabu (24/6/2026).

Pertemuan kelembagaan ini menghadirkan tiga pilar penting dari PDM Karanganyar, yaitu Majelis Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Hidup (MPM.LH), Lembaga Pengembangan Masjid dan Musala (LPMM), serta tim SATUMU. Sosialisasi ini bertujuan menyelaraskan program kerja di tingkat cabang dan ranting demi mewujudkan persyarikatan yang berkemajuan.

Pada sesi pertama, MPM.LH PDM Karanganyar yang disampaikan oleh Ibnu memfokuskan pemaparan pada pembangunan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Warga Muhammadiyah Jatiyoso didorong memanfaatkan lahan produktif secara optimal melalui sektor pertanian, peternakan, dan ketahanan pangan.

“Masyarakat Muhammadiyah harus mampu mandiri. Potensi yang ada perlu dimanfaatkan untuk bertani, beternak, dan mewujudkan kemandirian pangan,” ujar Ibnu di hadapan para peserta.

Selain ketahanan pangan, sektor manajemen rumah ibadah juga menjadi sorotan. Tim LPMM PDM Karanganyar yang dipimpin oleh Ook, berkolaborasi dengan pengelola Masjid Al Mukaromah Karanganyar, memaparkan sejumlah indikator untuk membentuk masjid unggulan. Program ini diproyeksikan menjadi acuan bagi masjid-masjid di bawah binaan PCM Jatiyoso agar tidak hanya makmur secara syiar, tetapi juga mampu memakmurkan jamaah secara sosial-ekonomi.

Semangat tersebut ditegaskan melalui peluncuran tiga jargon penggerak, yakni “Masjid Makmur Memakmurkan”, “Dari Masjid Kita Bangkit”, dan “Apapun Masalahnya, Masjid Solusinya!”.

Sementara itu, di bidang tertib administrasi keanggotaan, Sekretaris PDM Karanganyar Teguh Anshori memimpin sosialisasi sistem SATUMU. Ia menekankan pentingnya setiap warga Muhammadiyah memiliki Nomor Baku Muhammadiyah (NBM) dan e-KTAM sebagai identitas resmi organisasi. Untuk mempercepat langkah tersebut, Teguh mengimbau setiap pimpinan ranting segera menunjuk agen dan verifikator internal.

“Setiap ranting diharapkan memiliki agen dan verifikator SATUMU agar proses penerbitan NBM dan e-KTAM berjalan lebih optimal. Ke depan, e-KTAM juga memberikan manfaat bagi anggota maupun organisasi melalui sistem yang telah disiapkan Persyarikatan,” urai Teguh Anshori.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh elemen kunci persyarikatan di tingkat kecamatan. Tampak hadir Pleno PCM Jatiyoso, Ketua dan Anggota Majelis/Lembaga PCM Jatiyoso, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Kecamatan Jatiyoso, serta jajaran Pemuda Muhammadiyah (PCPM). Turut hadir pula perwakilan Lazismu, Kepala SD Muhammadiyah Jatiyoso, personil KOKAM, hingga Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Jatiyoso.

Melalui konsolidasi dan pembinaan intensif ini, PCM Jatiyoso menyatakan kesiapannya untuk menyelaraskan arah kebijakan dengan PDM Karanganyar dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat memperluas dampak dakwah, penguatan organisasi, serta pemberdayaan umat secara nyata di wilayah Jatiyoso.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait