Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Sayur, SD Muhammadiyah Jatiyoso Siapkan Media Belajar Luar Ruang

muhammadiyahkaranganyar.or.id, JATIYOSO – Langkah inovatif diambil oleh SD Muhammadiyah Jatiyoso dalam mengoptimalkan aset sekolah yang belum terbangun. Sejak Rabu (28/1/2026), sekolah tersebut mulai menggarap lahan kosong miliknya untuk disulap menjadi kebun edukatif dan produktif. Inisiatif ini merupakan upaya nyata pihak sekolah dalam memberikan manfaat lingkungan sekaligus mempersiapkan laboratorium alam bagi peserta didik di masa depan.

Lahan yang sedianya dipersiapkan untuk pembangunan gedung sekolah di masa mendatang tersebut, kini mulai dibersihkan dan ditata ulang. Sembari menunggu waktu pembangunan tiba, pihak sekolah memutuskan agar lahan tersebut tidak dibiarkan menjadi lahan tidur yang ditumbuhi semak belukar. Sebaliknya, lahan dialihfungsikan sementara menjadi area tanam berbagai jenis sayuran yang hasilnya dapat dinikmati oleh warga sekitar.

Kepala SD Muhammadiyah Jatiyoso, Widyastuti, memberikan keterangan bahwa proyek ini masih berada dalam fase awal. Fokus kegiatan saat ini adalah pada pengolahan tanah dan penataan drainase agar lahan siap ditanami. Ia juga menegaskan bahwa pada tahap ini, aspek keselamatan menjadi prioritas utama sehingga sekolah belum melibatkan siswa secara langsung dalam pengerjaan fisik di lapangan.

“Ini masih tahap awal penggarapan lahan. Untuk saat ini, kami fokus pada penyiapan lahan bersama warga sekitar. Ke depan, setelah lahan siap dan aman, barulah akan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi anak-anak,” jelas Widyastuti saat memantau proses pengolahan tanah di lokasi.

Penggarapan lahan ini menarik perhatian masyarakat karena melibatkan warga lokal dan tenaga ahli pengolah tanah. Pola kerja sama ini sengaja dibentuk untuk memperkuat ikatan silaturahmi antara institusi pendidikan dengan lingkungan sekitar. Widyastuti mengungkapkan bahwa kehadiran warga sangat membantu secara teknis, terutama dalam menentukan jenis sayuran yang cocok dengan kondisi tanah di Jatiyoso agar hasil panennya nanti benar-benar melimpah dan bermanfaat bagi masyarakat.

Tak hanya sekadar urusan bercocok tanam, kebun produktif ini diproyeksikan menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang unggul. Siswa nantinya akan diajarkan nilai-nilai karakter melalui interaksi langsung dengan alam, seperti rasa syukur, ketekunan saat merawat tanaman, hingga kepedulian sosial saat berbagi hasil panen. Konsep ini sejalan dengan semangat pendidikan Muhammadiyah yang menekankan pada keseimbangan antara kemampuan kognitif dan perilaku sosial.

Pihak sekolah berharap dengan adanya kebun edukatif ini, semangat gotong royong di lingkungan sekolah dapat terus terjaga. Meski pemanfaatan lahan ini bersifat sementara sebelum pembangunan gedung permanen dimulai, dampak positifnya diharapkan bisa dirasakan secara jangka panjang oleh warga.

“Kami ingin anak-anak nantinya belajar dari lingkungan nyata, tetapi tentu semuanya harus dipersiapkan dengan matang. Saat ini fokus kami adalah menyiapkan lahannya terlebih dahulu,” pungkas Widyastuti menutup penjelasannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait