muhammadiyakaranganyar.or.id, Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas (MTDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar tengah mematangkan persiapan teknis untuk menggelar Pelatihan Imam dan Takmir Masjid Muhammadiyah se-Solo Raya. Langkah awal ini ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi yang berlangsung di SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar pada Selasa, 3 Februari 2026.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua MTDK PDM Karanganyar, Ismail Soleh, dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta Sekretaris Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Masjid dan Musholla (LPPMM) PDM Karanganyar, Dwi Hananta. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan sarana dan substansi materi agar selaras dengan napas dakwah berkemajuan.
Agenda besar ini direncanakan berlangsung pada Senin, 16 Februari 2026, bertempat di Aula MI Muhammadiyah Karanganyar. Mengusung tema “Meningkatkan Profesionalisme Imam Masjid/Musholla untuk Dakwah yang Berkemajuan”, pelatihan akan dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.

Ismail Soleh menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan respon strategis terhadap dinamika dakwah di masyarakat yang kian kompleks. Kualitas imam dan takmir harus terus ditingkatkan agar masjid tidak sekadar menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat peradaban umat.
“Pelatihan ini bukan sekadar formalitas menunaikan program kerja, tetapi merupakan ikhtiar strategis untuk meningkatkan kapasitas imam dan takmir masjid agar mampu menjalankan peran dakwah secara profesional dan berkemajuan,” ujar Ismail.
Sebagai tuan rumah, Ismail juga berpesan kepada seluruh panitia untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu dari berbagai kabupaten di Solo Raya. Ia berharap Karanganyar mampu meninggalkan kesan positif, baik dari sisi penyelenggaraan maupun keramahtamahan.
Senada dengan hal tersebut, Dwi Hananta menyoroti pentingnya data valid mengenai masjid binaan Muhammadiyah di Karanganyar. Ia menjelaskan bahwa sinergi antarmajelis menjadi kunci keberhasilan acara ini. Menurut Dwi, penguatan fungsi masjid sebagai pusat dakwah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.
Secara teknis, pelatihan ini akan diikuti oleh 20 perwakilan dari setiap PDM di wilayah Solo Raya. Khusus untuk Karanganyar, peserta akan diambil dari setiap Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) serta Masjid Bina Muwahidin di seluruh kabupaten.
Program kolaboratif ini terselenggara atas kerja sama MTDK PDM Karanganyar dengan Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah dan Majelis Tabligh Solo Raya. Melalui persiapan yang matang, kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penguatan dakwah Muhammadiyah yang lebih terstruktur di tingkat akar rumput.















