Songsong Ramadan, PCA Jumantono Perkuat Iman Lewat Kajian Lima Pilar Persiapan

muhammadiyakaranganyar.or.id, JUMANTONO — Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Jumantono menggelar kajian keislaman guna membekali jamaah dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kegiatan yang dipusatkan di KB Aisyiyah Smart Kids (ASKID) Jumantono ini berlangsung khidmat pada Jumat (6/2/2026) mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus PCA Jumantono serta jamaah Aisyiyah setempat. Dalam kesempatan tersebut, panitia menghadirkan Ismail Soleh, Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas (MTDK) PDM Karanganyar, sebagai pemateri utama. Kajian ini menjadi bagian dari ikhtiar spiritual agar umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan kesiapan mental dan pemahaman agama yang matang.

Dalam paparannya, Ismail mengangkat tema strategis bertajuk “5 Persiapan Menyambut Ramadan”. Kelima poin utama tersebut meliputi kesiapan iman, ilmu, amal, harta, dan hati. Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum besar untuk meningkatkan kualitas diri secara moral maupun sosial.

“Ramadan tidak datang secara tiba-tiba untuk dijalani tanpa bekal. Ia harus disambut dengan iman yang kuat agar ibadah kita bernilai di sisi Allah,” ujar Ismail saat memberikan materi di hadapan puluhan jamaah.

Menurut Ismail, iman merupakan fondasi utama. Tanpa kekuatan iman, rangkaian ibadah di bulan suci dikhawatirkan hanya menjadi penggugur kewajiban yang hampa makna. Selain itu, ia menekankan pentingnya ilmu sebagai penuntun. Ia menjelaskan bahwa ilmu yang benar akan membimbing seseorang agar tidak salah dalam melangkah. Jamaah pun diajak untuk kembali mendalami hukum-hukum terkait puasa, zakat, dan ibadah lainnya agar sesuai dengan tuntunan syariat.

Lebih lanjut, Ismail mengingatkan bahwa ilmu yang dimiliki harus diwujudkan dalam amal nyata. Ramadan seharusnya menjadi ajang pembuktian peningkatan kualitas ibadah dan kepedulian sosial. Tak hanya itu, kesiapan harta juga menjadi poin yang disoroti. Harta yang berkah, menurutnya, adalah harta yang dipersiapkan untuk mendukung ibadah serta berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah.

“Ramadan adalah waktu terbaik untuk melatih kepekaan sosial. Harta yang kita miliki hendaknya digunakan untuk menebar kebaikan kepada sesama yang membutuhkan,” tambahnya.

Sebagai penutup, Ismail mengajak seluruh jamaah untuk membersihkan hati agar dapat menerima keberkahan bulan suci dengan lapang. Melalui kajian ini, PCA Jumantono berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan keislaman secara berkelanjutan. Langkah ini merupakan bagian dari peran strategis Aisyiyah dalam menjalankan dakwah dan membentuk masyarakat yang berkemajuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait