muhammadiyahkaranganyar.or.id, TAWANGMANGU – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tawangmangu secara resmi memulai langkah strategis pendirian lembaga pendidikan baru. Melalui perhelatan Tabligh Akbar yang digelar Sabtu (25/4/2026), PCM Tawangmangu berhasil menghimpun dana infaq sementara sebesar Rp763.000.000. Penggalangan dana ini merupakan PCM Tawangmangu dalam pendirian SD Muhammadiyah Darul Qur’an Tawangmangu. Tabligh Akbar ini dihadiri sekitar 400 jamaah.
Antusiasme masyarakat terhadap kehadiran sekolah ini terlihat sangat tinggi. Meski masih dalam tahap inisiasi dan pembangunan, tercatat sudah ada 19 siswa yang mendaftarkan diri sebagai calon peserta didik pertama. Hal ini membuktikan besarnya kepercayaan publik terhadap kiprah Muhammadiyah dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia
Ketua PCM Tawangmangu, Edy Pamungkas, menegaskan bahwa pendirian sekolah ini bertujuan untuk menghadirkan pendidikan yang lebih baik dan berkarakter. Ia menekankan pentingnya kesamaan visi dalam perjuangan ini agar sekolah mampu dicintai oleh masyarakat sekitar secara berkelanjutan.
“Target SD Muhammadiyah Darul Qur’an lulus harus sudah hafal 3 Juz. Kita harus mampu menghadirkan pendidikan yang berkarakter sehingga kita akan dicintai masyarakat,” tegas Edy Pamungkas.
Selaras dengan hal tersebut, Muhammad Arif selaku ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar menambahkan bahwa pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah Karanganyar harus mampu mencetak generasi yang kuat secara ideologi.
“Pendidikan harus bisa menghadirkan kader persyarikatan yang tangguh. Oleh karena itu, kita perlu menyatukan langkah demi keberhasilan awal pendirian sekolah ini,” ungkapnya.
Selain fokus pada visi pendidikan, aspek spiritualitas menjadi penggerak utama kedermawanan jamaah. Ustadz Abu Hasannudin selaku pengisi kajian dalam Tabligh Akbar, mengingatkan pentingnya menginfakkan harta di jalan Allah sebagai bekal sebelum kematian menjemput, merujuk pada QS Al Munafiqun ayat 10.
PCM Tawangmangu terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam proyek amal jariyah ini. Modal keberhasilan utama yang ditekankan adalah tekad kuat, kesamaan pola pikir, serta gerak langkah yang seragam dari seluruh warga persyarikatan dan simpatisan.
Kehadiran sekolah baru ini diproyeksikan menjadi tonggak penting dalam pengabdian Muhammadiyah di bidang pendidikan, khususnya di wilayah Kecamatan Tawangmangu. Perjuangan ini diharapkan terus mengalir melalui setiap rupiah dan keringat yang didonasikan oleh para jamaah demi memajukan umat.















