muhammadiyakaranganyar.or.id, KERJO – Suasana salat Isya yang dilanjutkan dengan Tarawih dan Witir di Masjid Al Huda, PRM Jatimalang, Desa Tawangsari, berlangsung dengan sangat khusyuk pada Jumat (5/3/2026). Lantunan ayat suci dari imam muda, Muhammad Jahid Al Assad Rivai, membawa nuansa spiritual yang mendalam bagi jamaah, hingga disebut menyerupai atmosfer di Mekkah Al Mukaromah.
Jahid merupakan santri Pondok Modern Darussalam Gontor sekaligus putra dari salah satu anggota pleno Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kerjo. Kehadirannya menjadi magnet tersendiri dalam kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) putaran ke-5 yang diinisiasi oleh PCM Kerjo berkolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kerjo serta Pemerintah Desa Tawangsari.

Ketua Takmir Masjid Al Huda, Muh. Azis Kohar, menyambut hangat rombongan tim Tarling. Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Tawangsari, Martantyo Didik Purnomo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi Muhammadiyah dalam merangkul masyarakat.
“Muhammadiyah sudah terbukti dedikasi dan sumbangsihnya terhadap umat, masyarakat, dan bangsa. Untuk itu, Pemerintah Desa Tawangsari menyampaikan terima kasih atas inisiasi kolaborasi yang baik ini,” ujar Martantyo dalam sambutannya di hadapan sekitar 100 jamaah.
Ketua PCM Kerjo, Budi Sambodo, menegaskan bahwa Tarling bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan ajang penguatan ideologi dan semangat dakwah. Ia berharap momentum Ramadan 1447 H ini menjadi pemantik bagi warga Muhammadiyah untuk terus menebar manfaat melalui program sosial.
“Momentum Ramadan ini diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh umat, khususnya warga Muhammadiyah, untuk terus menebar manfaat melalui program-program sosial dan keagamaan,” tutur Budi Sambodo.

Implementasi nyata dari pernyataan tersebut dibuktikan dengan penyaluran santunan oleh Lazismu KLL PCM Kerjo. Sebanyak 10 paket bantuan untuk dhuafa dan santunan bagi 3 anak yatim di lingkungan PRM Jatimalang diserahkan secara simbolis. Selain itu, DMI Kerjo memberikan satu paket bantuan, disusul bantuan dana untuk Masjid Al Huda dari Martantyo Didik Purnomo.
Sebelum rangkaian ibadah berakhir, ustadz Drs. Djiman memberikan pencerahan melalui Kultum mengenai tantangan zaman yang bergerak sangat cepat. Ia mengingatkan jamaah untuk tetap waspada dan berpegang teguh pada nilai agama di tengah disrupsi global.
Kegiatan ini berhasil menyatukan aspek spiritualitas, silaturahmi, dan kepedulian sosial dalam satu malam yang penuh keberkahan di Desa Tawangsari.
Kontributor: Resdhy (08121628972)















