muhammadiyahkaranganyar.or.id, Karanganyar – SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar menyelenggarakan kegiatan pembekalan bagi siswa kelas X yang akan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) khusus kelas industri. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Sekolah Gedung Timur dengan menghadirkan orang tua/wali murid sebagai bentuk sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung keberhasilan siswa.
Terdapat dua kelas industri yang menjadi fokus dalam program PKL tahun ini, yaitu kelas industri Luwes untuk Program Keahlian Pemasaran konsentrasi Retail dan kelas industri SSB untuk Program Keahlian Kuliner. Pembekalan dilaksanakan secara terpisah, yakni pada Rabu, 22 April 2026 untuk siswa pemasaran, dan Kamis, 23 April 2026 untuk siswa Kuliner.
Dalam pelaksanaannya, siswa kelas industri Luwes akan menjalani PKL di Luwes Mall Kartasura, sedangkan siswa kelas industri kuliner akan ditempatkan di tujuh gerai PT. SSB yang tersebar di wilayah Solo Raya. Selama enam bulan ke depan, para siswa akan terjun langsung ke dunia industri guna mengasah keterampilan, pengalaman kerja, serta membentuk karakter profesional.
BACA JUGA: Cara Mahasiswa KKN-Dik UMS Motivasi Siswa SMK Muhammadiyah 3 Giriwoyo demi Masa Depan
Sebelum mengikuti pembekalan, seluruh siswa yang lolos seleksi kelas industri telah mendapatkan penguatan mental melalui kegiatan Basic Mentality. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kemuning, Ngargoyoso, dan Karangpandan sebagai upaya membentuk kesiapan mental, kedisiplinan, serta daya tahan siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar, Ismail Soleh, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menyampaikan bahwa PKL merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran di SMK. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap dan tanggung jawab selama menjalani PKL.
“PKL bukan hanya tentang praktik bekerja, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang profesional. Jaga diri kalian, jaga nama baik orang tua, guru, dan sekolah. Tunjukkan bahwa kalian adalah siswa yang berakhlak dan berkompeten,” pesannya.
Lebih lanjut, Kepala sekolah juga mengingatkan pentingnya menjaga ibadah, khususnya sholat, di tengah kesibukan bekerja. “Dimanapun kalian berada, jangan pernah meninggalkan sholat. Itu adalah pondasi utama dalam kehidupan,” tambahnya.
Kepada orang tua/wali murid, Kepala Sekolah juga menekankan pentingnya kerja sama dalam melakukan pengawasan meskipun anak berada jauh dari rumah. Orang tua diharapkan terus memberikan dukungan, baik secara mental maupun spiritual, serta senantiasa mendoakan anak-anaknya agar diberikan kemudahan dan keselamatan selama menjalani PKL.
Selain itu, orang tua juga diingatkan untuk tetap memenuhi kewajiban-kewajiban yang telah menjadi kesepakatan bersama dengan sekolah, demi kelancaran proses pendidikan siswa.
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan seluruh siswa kelas industri SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar dapat menjalani PKL dengan penuh tanggung jawab, semangat belajar tinggi, serta mampu membawa pengalaman berharga yang akan menjadi bekal di masa depan.















