UMUKA Solo Tegaskan Komitmen untuk Kualitas SDM dan Keuangan PTMA dalam Rakernas Se-Indonesia

NEWSKABAR12, JAKARTA – Dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesehatan keuangan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA), Umuka Solo berpartisipasi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Bidang Keuangan dan SDM PTMA se-Indonesia yang berlangsung dari 17 hingga 19 Januari 2025 di Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah utusan penting, termasuk Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Prof. Ravik Karsidi, Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ali Imron Al-Ma’ruf, Wakil Rektor 2 Sarilan M. Ali, serta Kabag Keuangan Hasni Dyah Kurniawati dan Kabag SDM Mahesa Maulana.

Rakernas ini bertujuan untuk menata sistem keuangan PTMA agar lebih sehat dan memastikan anggaran disusun sesuai dengan prioritas yang telah ditentukan. Selain itu, pengembangan SDM menjadi fokus utama melalui rekrutmen terencana, promosi, mutasi, dan peningkatan karir dosen. Setiap PTMA diharapkan mengirimkan dosen untuk melanjutkan studi S3, baik di dalam negeri maupun di Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM).

Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si., dalam sambutannya menegaskan komitmen untuk memperbaiki tata kelola keuangan melalui audit berkala dari kantor akuntan publik. “Kami berkomitmen untuk efisiensi dan transparansi anggaran, serta fokus pada prioritas pengembangan SDM,” ujarnya.

Dalam penutupannya, Prof. Bambang menyampaikan tiga langkah strategis yang harus dilakukan PTMA untuk tetap eksis dan bersaing:

  1. Bidang SDM: Rekrutmen yang terencana dan memastikan semua dosen memiliki gelar doktor.
  2. Keuangan: Penguatan manajemen kas dan kerjasama dengan bank untuk efisiensi dan transparansi anggaran.
  3. Menambah Jumlah Mahasiswa: Meningkatkan jumlah mahasiswa PTMA yang saat ini hanya 8% dari total mahasiswa nasional, dengan mengembangkan cabang dan program studi baru sesuai dengan kebutuhan pasar.

Dengan komitmen dan langkah strategis ini, Umuka Solo dan PTMA lainnya diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan di dunia pendidikan tinggi Indonesia.

Kontributor: MPI PDM Karanganyar.

Read More

Etika Welas Asih Sebagai Mitigasi Pemberantasan Judi Online

Kementerian Komunikasi Digital dan Teknologi (KEMKOMDIGI) sejak 2017 hingga januari 2025 telah memblokir 5,5 juta konten terkait judi online. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM), Kemkomdigi, Molly Prabawaty menjelaskan bahwa dari kolaborasi lintas kementerian, aduan yang masuk dari masyarakat, laporan, serta patrol siber telah melakukan take down sebanyak 711.522 konten dengan rincian 652.147 website dan IP; 29.964 konten/akun pada platform Meta; 17.836 file sharing; 6.842 pada Google/YouTube; 4.075 di platform X; 435 di Telegram; dan 219 di Tiktok.

Berkembangnya teknologi secara massif dikalangan generasi muda memiliki dampak yang sangat membahayakan. Arus teknologi dan globalisasi mendorong budaya yang tidak sesuai dengan kearifan lokal masuk tanpa ada filter terhadap budaya tersebut. Salah satunya adalah judi online. Penggunanya kian banyak berasal dari anak muda, dengan dalih hiburan mereka tak sadar bahwa yang mereka lakukan perlahan membawa pada kemiskinan.

Pemain judi online kini makin merajalela. Penggunannya di iming-iming keuntungan yang besar dari setiap permainan. Satu kali pemain judi online menang, selalu memutar uangnya terus menerus sampai pada kemenangan selanjutnya. Nyatanya, selalu saja pemain judi online kalah dan kehilangan uang yang diputar. Resiko besar menanti dan menjadi ancaman yang terkadang menghancurkan seluruh lini kehidupan.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat bahwa dalam dua semester transaksi judi online bisa mencapai angka 283 trilliun. Aktivitas judi online yang kian massif terjadi akibat salah dalam memanfaatkan perkembangan teknologi menimbulkan satu konsekuensi yang fatal. Kecanduan akibat dari permainan ini bersifat adiktif, sehingga pemain judi online mengalami kesulitan dalam mengendalikan perilaku mereka. Mereka akan ketergantungan, menghabiskan banyak waktu dan materi untuk terus menerus melakukan permainan judi online. Selain itu dalam sisi medis, Kesehatan mental juga akan terganggu dari dampak judi online ini yaitu cemas, stress, depresi, dan ganggung jiwa lainnya. Jika tetap dibiarkan bisa saja pelaku judi online yang sudah kecanduan dan sampai menjual seluruh harta yang dimiliki bisa terkenal ganggung jiwa.

Berbagai cara dilakukan untuk memerangi judi online. Selain melalui regulasi pemerintah dengan menutup konten-konten maupun media yang berafiliasi dengan judi online, cara persuasif juga bisa dilakukan terutama dengan pendekatan dan komunikasi kepada pecandu maupun mitigasi kepada yang belum menjadi pecandu. Mengenalkan anak muda melalui komunikasi yang dua arah dan mampu bergerak untuk peduli kepada sesama. Melalui sikap dan perilaku filantropi, anak-anak muda dihadapkan pada persoalan di depan mata dan perlu keterlibatan anak muda untuk mencari solusi dengan aksi nyata. Ada satu sikap yang baik dan perlu ditanamkan anak muda sejak dini, yaitu tentang etika welas asih. Etika ini mengajarkan kita semua sebagai arah agar kita tidak terseret terlalu jauh dalam kehidupan yang materealistis, hedonis, dan konsumtif. Etika welas asih mengajarkan kita untuk menggunakan uang dengan membelanjankan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

Read More

Panitia JamNas Relawan Muhammadiyah Aisyiyah 2025 Adakan Rakor di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar

Panitia JamNas Relawan Muhammadiyah Aisyiyah 2025 Adakan Rakor di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar

NEWSKABAR12,KARANGANYAR – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah dan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHBP) PP Aisyiyah menggelar rapat koordinasi (rakor) ketiga untuk memastikan kesuksesan Jambore Relawan Muhammadiyah Aisyiyah Nasional Ke-3. Rakor tersebut dilaksanakan pada 12 Januari 2025 di Hikmah Room, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar.

Rakor ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Jambore, Naibul Umam Eko Sakti, S.Ag., M.Si., yang juga merupakan Wakil Ketua MDMC PP Muhammadiyah. Rapat turut dihadiri tokoh-tokoh penting, seperti Dewan Pengarah MDMC sekaligus Ketua LLHBP PP Aisyiyah, Rahmawati Husein, MCP., Ph.D., Direktur RS PKU Muhammadiyah Karanganyar Aswin Wikantama, Sp.An., FISQua, serta Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arief Babhier, M.Ag.

“Rakor kali ini merupakan langkah untuk mematangkan persiapan yang sudah direncanakan dalam rakor sebelumnya. Kami ingin memastikan bahwa semua elemen sudah siap untuk menyambut ribuan peserta dari seluruh Indonesia,” ujar Naibul Umam selepas rapat.

Jambore Nasional yang akan berlangsung pada 26-29 Juni 2025 di Wonder Park Lawu Resort, Tawangmangu, Karanganyar, diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 3.000 peserta. Acara ini menjadi momentum besar untuk menguatkan jaringan relawan Muhammadiyah dan Aisyiyah di tingkat nasional.

Mengusung tema “Memperkuat Ketangguhan Menuju Indonesia yang Berkemakmuran” dengan slogan “Tumbuh – Tangguh – Utuh”, Jambore ini bertujuan membangun semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan kebencanaan di Indonesia.

Acara Jambore Nasional ini akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti pengajian akbar bertepatan dengan peringatan 1 Muharram, seminar nasional dari kementerian terkait, dan berbagai lomba. Lomba yang akan digelar meliputi simulasi SAR, layanan dukungan psikososial, lomba foto dan video, serta lomba cerdas cermat.

“Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi relawan, tetapi juga untuk mengembangkan kemampuan mereka agar lebih tangguh dalam berbagai situasi,” tambah Naibul Umam.

Sebagai tuan rumah, Muhammadiyah Karanganyar menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan kegiatan ini. Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arief Babhier, menyampaikan bahwa ini adalah kegiatan berskala nasional kedua selama masa kepemimpinannya.

“Tahun lalu, kami menjadi tuan rumah Kemah Santri Muhammadiyah Nasional yang pertama, dan tahun ini kami kembali dipercaya menjadi tuan rumah Jambore Relawan. Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ucapnya.

Panitia Jambore Nasional telah bekerja sejak Desember 2024 untuk memastikan segala hal berjalan lancar. Persiapan awal dimulai pada Oktober, dan technical meeting untuk pemantapan peserta akan digelar pada 14 Januari 2025.

“Mari kita bersama-sama sukseskan Jambore Nasional Muhammadiyah dan Aisyiyah Ke-3 ini,” pungkas Naibul Umam.

Jambore Relawan Muhammadiyah Aisyiyah Nasional Ke-3 diharapkan menjadi ajang penguatan kapasitas relawan dan momen berharga untuk mempererat solidaritas antaranggota di seluruh Indonesia.

Kontributor: MPI PDM Karanganyar.

Read More

Panitia JamNas Relawan Muhammadiyah Aisyiyah 2025 Adakan Rakor di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar

Panitia JamNas Relawan Muhammadiyah Aisyiyah ke-3 Adakan Rakor di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar

NEWSKABAR12,KARANGANYAR – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah dan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHBP) PP Aisyiyah menggelar rapat koordinasi (rakor) ketiga untuk memastikan kesuksesan Jambore Relawan Muhammadiyah Aisyiyah Nasional Ke-3. Rakor tersebut dilaksanakan pada 12 Januari 2025 di Hikmah Room, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar.

Rakor ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Jambore, Naibul Umam Eko Sakti, S.Ag., M.Si., yang juga merupakan Wakil Ketua MDMC PP Muhammadiyah. Rapat turut dihadiri tokoh-tokoh penting, seperti Dewan Pengarah MDMC sekaligus Ketua LLHBP PP Aisyiyah, Rahmawati Husein, MCP., Ph.D., Direktur RS PKU Muhammadiyah Karanganyar Aswin Wikantama, Sp.An., FISQua, serta Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arief Babhier, M.Ag.

“Rakor kali ini merupakan langkah untuk mematangkan persiapan yang sudah direncanakan dalam rakor sebelumnya. Kami ingin memastikan bahwa semua elemen sudah siap untuk menyambut ribuan peserta dari seluruh Indonesia,” ujar Naibul Umam selepas rapat.

Jambore Nasional yang akan berlangsung pada 26-29 Juni 2025 di Wonder Park Lawu Resort, Tawangmangu, Karanganyar, diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 3.000 peserta. Acara ini menjadi momentum besar untuk menguatkan jaringan relawan Muhammadiyah dan Aisyiyah di tingkat nasional.

Mengusung tema “Memperkuat Ketangguhan Menuju Indonesia yang Berkemakmuran” dengan slogan “Tumbuh – Tangguh – Utuh”, Jambore ini bertujuan membangun semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan kebencanaan di Indonesia.

Acara Jambore Nasional ini akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti pengajian akbar bertepatan dengan peringatan 1 Muharram, seminar nasional dari kementerian terkait, dan berbagai lomba. Lomba yang akan digelar meliputi simulasi SAR, layanan dukungan psikososial, lomba foto dan video, serta lomba cerdas cermat.

“Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi relawan, tetapi juga untuk mengembangkan kemampuan mereka agar lebih tangguh dalam berbagai situasi,” tambah Naibul Umam.

Sebagai tuan rumah, Muhammadiyah Karanganyar menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan kegiatan ini. Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arief Babhier, menyampaikan bahwa ini adalah kegiatan berskala nasional kedua selama masa kepemimpinannya.

“Tahun lalu, kami menjadi tuan rumah Kemah Santri Muhammadiyah Nasional yang pertama, dan tahun ini kami kembali dipercaya menjadi tuan rumah Jambore Relawan. Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ucapnya.

Panitia Jambore Nasional telah bekerja sejak Desember 2024 untuk memastikan segala hal berjalan lancar. Persiapan awal dimulai pada Oktober, dan technical meeting untuk pemantapan peserta akan digelar pada 14 Januari 2025.

“Mari kita bersama-sama sukseskan Jambore Nasional Muhammadiyah dan Aisyiyah Ke-3 ini,” pungkas Naibul Umam.

Jambore Relawan Muhammadiyah Aisyiyah Nasional Ke-3 diharapkan menjadi ajang penguatan kapasitas relawan dan momen berharga untuk mempererat solidaritas antaranggota di seluruh Indonesia.

Read More

Panitia JamNas Relawan Muhammadiyah Aisyiyah 2025 Adakan Rakor di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar

Panitia JamNas Relawan Muhammadiyah Aisyiyag ke-3 Adakan Rakor di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar

NEWSKABAR12,KARANGANYAR – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah dan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHBP) PP Aisyiyah menggelar rapat koordinasi (rakor) ketiga untuk memastikan kesuksesan Jambore Relawan Muhammadiyah Aisyiyah Nasional Ke-3. Rakor tersebut dilaksanakan pada 12 Januari 2025 di Hikmah Room, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar.

Rakor ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Jambore, Naibul Umam Eko Sakti, S.Ag., M.Si., yang juga merupakan Wakil Ketua MDMC PP Muhammadiyah. Rapat turut dihadiri tokoh-tokoh penting, seperti Dewan Pengarah MDMC sekaligus Ketua LLHBP PP Aisyiyah, Rahmawati Husein, MCP., Ph.D., Direktur RS PKU Muhammadiyah Karanganyar Aswin Wikantama, Sp.An., FISQua, serta Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arief Babhier, M.Ag.

“Rakor kali ini merupakan langkah untuk mematangkan persiapan yang sudah direncanakan dalam rakor sebelumnya. Kami ingin memastikan bahwa semua elemen sudah siap untuk menyambut ribuan peserta dari seluruh Indonesia,” ujar Naibul Umam selepas rapat.

Jambore Nasional yang akan berlangsung pada 26-29 Juni 2025 di Wonder Park Lawu Resort, Tawangmangu, Karanganyar, diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 3.000 peserta. Acara ini menjadi momentum besar untuk menguatkan jaringan relawan Muhammadiyah dan Aisyiyah di tingkat nasional.

Mengusung tema “Memperkuat Ketangguhan Menuju Indonesia yang Berkemakmuran” dengan slogan “Tumbuh – Tangguh – Utuh”, Jambore ini bertujuan membangun semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan kebencanaan di Indonesia.

Acara Jambore Nasional ini akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti pengajian akbar bertepatan dengan peringatan 1 Muharram, seminar nasional dari kementerian terkait, dan berbagai lomba. Lomba yang akan digelar meliputi simulasi SAR, layanan dukungan psikososial, lomba foto dan video, serta lomba cerdas cermat.

“Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi relawan, tetapi juga untuk mengembangkan kemampuan mereka agar lebih tangguh dalam berbagai situasi,” tambah Naibul Umam.

Sebagai tuan rumah, Muhammadiyah Karanganyar menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan kegiatan ini. Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arief Babhier, menyampaikan bahwa ini adalah kegiatan berskala nasional kedua selama masa kepemimpinannya.

“Tahun lalu, kami menjadi tuan rumah Kemah Santri Muhammadiyah Nasional yang pertama, dan tahun ini kami kembali dipercaya menjadi tuan rumah Jambore Relawan. Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ucapnya.

Panitia Jambore Nasional telah bekerja sejak Desember 2024 untuk memastikan segala hal berjalan lancar. Persiapan awal dimulai pada Oktober, dan technical meeting untuk pemantapan peserta akan digelar pada 14 Januari 2025.

“Mari kita bersama-sama sukseskan Jambore Nasional Muhammadiyah dan Aisyiyah Ke-3 ini,” pungkas Naibul Umam.

Jambore Relawan Muhammadiyah Aisyiyah Nasional Ke-3 diharapkan menjadi ajang penguatan kapasitas relawan dan momen berharga untuk mempererat solidaritas antaranggota di seluruh Indonesia.

Read More