muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Tim Keluarga Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta mendampingi warga Kampung RW 3 Desa Singopuran, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo dalam mengolah bunga telang menjadi permen jelly dan tempurung kelapa menjadi briket aromaterapi. Program Pengabdian kepada Masyarakat Organisasi Kemahasiswaan ini diselenggarakan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat serta mendorong terciptanya peluang usaha mikro berbasis potensi lokal.
Pelaksanaan program diawali dengan pelatihan pembuatan permen jelly berbahan bunga telang yang diikuti oleh ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner. Bunga telang diolah menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah serta daya tarik jual sehingga berpotensi dikembangkan sebagai camilan penambah pendapatan keluarga.
Selain pengolahan pangan, tim mahasiswa menyelenggarakan pelatihan pembuatan briket aromaterapi yang diikuti oleh pengurus RT, pemuda, dan warga setempat. Pelatihan ini memanfaatkan pencampuran arang tempurung kelapa dengan bahan aromatik cendana untuk menghasilkan pengharum ruangan. Meski memiliki potensi ekonomi sebagai usaha rumahan, penggunaan briket aromaterapi tetap memerlukan perhatian terhadap sistem ventilasi ruangan karena proses pembakaran menghasilkan asap.
Rangkaian kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan aktivitas edukatif bagi anak-anak melalui lomba menggambar dan makan biskuit dalam rangka memperingati Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia. Aktivitas interaktif ini dirancang untuk menumbuhkan kebersamaan, kreativitas, serta kepedulian lingkungan sejak dini.
Ketua tim pelaksana, Fatih Ammar Luthfian, menyatakan bahwa pengetahuan yang diperoleh warga diharapkan dapat diterapkan secara konsisten dan dibagikan kepada masyarakat luas. Sementara itu, dosen pendamping program, Dr. Ir. Eni Budiyati, S.T., M.Eng., berharap kegiatan pendampingan ini mampu memicu lahirnya kegiatan ekonomi produktif yang mandiri dan berkelanjutan di Desa Singopuran.
Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.














