muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan Panitia Milad ke-68 UMS menyelenggarakan Muhammadiyah Organizational Excellence Award (MOEA) se-Solo Raya. Ajang ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap unsur Persyarikatan Muhammadiyah serta sivitas akademika yang menunjukkan dedikasi, kolaborasi, dan inovasi nyata bagi kemajuan organisasi.
Rangkaian seleksi nominasi penghargaan telah dilaksanakan di Ruang Sidang Badan Pembina Harian (BPH) UMS pada Kamis (15/10/2026). Tahapan tersebut diikuti oleh 7 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), 7 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Solo Raya, serta 6 dosen dan tenaga kependidikan UMS yang aktif berkhidmat di Persyarikatan maupun Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Ketua LP3A UMS, Dr. Bambang Sukoco, M.H., menyampaikan bahwa tahapan seleksi menjadi momentum penting untuk menggali, memetakan, dan menganalisis berbagai keunggulan dari para peserta agar dapat didokumentasikan sebagai contoh praktik baik.
“Kegiatan seleksi ini kami adakan untuk menggali dan menilai keunggulan masing-masing PCM, PRM, serta dosen dan tenaga kependidikan UMS. Kami meyakini setiap peserta yang hadir memiliki keunggulan dan kontribusi masing-masing. Karena itu, diperlukan proses seleksi agar berbagai keunggulan tersebut dapat tersampaikan secara utuh, dipetakan, dan dianalisis bersama sebagai praktik baik yang dapat menginspirasi Persyarikatan,” ujar Bambang, Jumat (16/10/2026).
Dalam proses tersebut, peserta memaparkan berbagai program unggulan, mulai dari strategi pengembangan organisasi di tingkat cabang dan ranting hingga rekam jejak kontribusi dosen dan tenaga kependidikan UMS yang melampaui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Penerima penghargaan MOEA pada masing-masing kategori akan diumumkan pada Minggu (18/10/2026) di Edutorium K.H. Ahmad Dahlan UMS, bertepatan dengan acara Tabligh Akbar Milad ke-68 UMS.
Melalui penyelenggaraan MOEA, UMS berharap momentum Milad ke-68 tidak hanya menjadi perayaan perjalanan institusi, tetapi juga mempererat hubungan universitas dengan Persyarikatan serta mendorong replikasi inovasi program demi memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.














