by | 15 Nov 2025 | Berita

Mengokohkan Akar, Menjulang ke Langit: Peserta Expo Masjid Unggulan Resapi Pesan Prof. Abdul Mu‘ti

MUHAMMADIYAHKARANGANYAR, BANJARMASIN – Hari kedua Expo Masjid Unggulan yang menjadi bagian dari CRM Award VI 2025 berlangsung dengan penuh antusiasme. Delegasi dari berbagai daerah mengikuti presentasi, talkshow, dan sesi berbagi praktik terbaik yang menampilkan beragam inovasi penguatan cabang, ranting, dan masjid Muhammadiyah.

Sejak pagi, panggung utama Masjid Al-Jihad Banjarmasin menjadi pusat kegiatan. Peserta memaparkan program unggulan mulai dari digitalisasi layanan masjid, peningkatan literasi Qur’ani, hingga model kaderisasi keluarga. Forum best practice memberikan kesempatan bagi setiap delegasi untuk saling belajar dan menjalin jejaring.

Salah satu panitia menyebut, “Keberagaman model dan ide menjadikan expo ini wadah belajar yang sangat berharga.”

Delegasi dari berbagai provinsi tampak aktif berdiskusi, mengunjungi stan, serta bertukar pengalaman. Banyak peserta menyoroti betapa kuatnya kolaborasi yang muncul dari pertemuan ini. Beberapa di antaranya bahkan mulai menjajaki kerja sama pengembangan program dakwah dan pemberdayaan jamaah.

Salah satu peserta yang berasal dari Lampung menyampaikan kesannya terhadap expo dalam CRM Award tahun ini

“Kami pulang membawa inspirasi baru. Ini bukan kompetisi, tapi ajang saling menguatkan.”

Area expo dipenuhi pengunjung yang antusias menelusuri stan-stan unggulan. Produk inovatif, sistem CRM, hingga karya kreativitas komunitas masjid menjadi daya tarik utama. Setiap stan menawarkan pembelajaran yang berbeda, sesuai karakter wilayah masing-masing.

Pada malam harinya, peserta mengikuti Kajian Spesial bersama Prof. Dr. Abdul Mu‘ti, M.Ed., Sekretaris Umum PP Muhammadiyah. Dalam penyampaian yang kuat dan bernas, Prof. Mu‘ti menyampaikan analogi Qur’ani tentang pentingnya struktur CRM dalam menopang persyarikatan.

Dalam pernyataannya, beliau menegaskan:

“CRM itu ibarat pohon yang akarnya menghunjam kuat — asluha tsaabit. Itulah cabang dan ranting kita. Kalau akarnya tidak kokoh, sedikit angin saja cukup untuk merobohkannya. Pohon itu menjulang tinggi ke langit — wa far’uhaa fis-samaa’ — itu ibarat daerah dan pusat. Dan buah yang terus muncul setiap waktu — tutii ukulaha bi-idzni rabbihā — itu amal yang tidak musiman. Persyarikatan hanya akan kuat bila akar dan pucuknya saling menguatkan.”

Kajian Spesial ini menjadi salah satu sesi yang paling banyak diapresiasi peserta karena memberikan kerangka pemikiran yang tajam tentang penguatan CRM sebagai struktur dasar gerakan Muhammadiyah.

Hari kedua expo ditutup dengan semangat kolaborasi yang semakin kuat. Para peserta membawa pulang jaringan yang lebih luas, inspirasi baru, serta komitmen memperkuat cabang, ranting, dan masjid di wilayah masing-masing.

KONTRIBUTOR : MPI PDM KARANGANYAR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait