by | 17 Nov 2025 | Berita

PCM–PCA Kebakkramat Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Sabun Cuci Piring dan Ecoprint

MUHAMMADIYAHKARANGANYAR, KEBAKKRAMAT – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kebakkramat mengadakan pelatihan pembuatan sabun cuci piring dan ecoprint sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha ramah lingkungan. Kegiatan bertajuk “Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring & Ecoprint” ini berlangsung pada Sabtu, 15 November 2025, di Solusi Training Center PCM Kebakkramat.

Sejak dibuka pukul 09.00 WIB, pelatihan ini mendapat sambutan antusias dari warga. Minat tinggi terhadap produk eco-friendly serta keterampilan praktis menjadi salah satu pendorong kesuksesan acara.

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara PCM–PCA Kebakkramat dan tim pengabdian masyarakat Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kolaborasi tersebut mencerminkan komitmen kuat dalam menjembatani ilmu akademik dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Ketua PCM Kebakkramat, Paryono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan UMS dan partisipasi peserta. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah konkret untuk mendorong kemandirian ekonomi berbasis produk yang mudah dibuat dan memiliki nilai pasar.
“Kemandirian umat adalah tujuan kita. Sabun cuci piring dan ecoprint dapat menjadi peluang usaha dari rumah dengan produk yang dibutuhkan masyarakat dan tetap ramah lingkungan,” ujar Paryono.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Program Studi Teknik Kimia FT UMS, yakni Dr. Siti Fatimah, M.Sc., Dr. Ir. Akida Mulyaningtyas, S.T., M.Sc., Prof. Kun Harismah, Ph.D., dan Dr. Ir. Ahmad M Fuadi, M.T. Kehadiran para akademisi ini memastikan materi yang diberikan akurat, aplikatif, dan mudah diterapkan.

Kegiatan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama mengulas teknik pembuatan sabun cuci piring yang efektif, ekonomis, dan aman bagi lingkungan. Peserta juga terlibat langsung dalam proses peracikan hingga tahap pengemasan.
Sesi kedua memperkenalkan teknik ecoprint, yaitu metode pewarnaan kain dengan memanfaatkan pigmen alami dari daun dan bunga. Selain praktik dasar, peserta mendapatkan wawasan tentang potensi bisnis ecoprint yang tengah digemari pasar fesyen ramah lingkungan.

Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman praktik (hands-on experience), tetapi juga pengetahuan tentang standar mutu produk dan prospek bisnis berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan tren global yang mengarah pada konsumsi produk ramah lingkungan.

PCM Kebakkramat berharap keterampilan yang diperoleh dapat mendorong terbentuknya kelompok usaha kecil di tingkat desa atau RT, sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga serta memperkuat ekonomi lokal.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan berbagai ortom Muhammadiyah, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan masyarakat yang mandiri dan inovatif.

Kontributor: Agus S.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait