Pelatihan Muballighoh PCA Colomadu Sukses Digelar, Antusiasme Peserta Capai 100%
MUHAMMADIYAHKARANGANYAR, COLOMADU – Pelatihan Muballighoh PCA Colomadu yang berlangsung pada 7 Desember 2025 di Gedung Magister Psikologi lantai 5 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berjalan sukses dengan capaian kuota peserta 100 persen. Total 95 peserta mengikuti kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas dakwah muslimah, menumbuhkan semangat dakwah berkelanjutan, dan meneguhkan pentingnya keteladanan.
Ketua panitia, Awalina, S.Ag, menyampaikan bahwa tingginya antusiasme peserta menjadi indikator keberhasilan acara.
“Alhamdulillah, Pelatihan Muballighoh PCA Colomadu berjalan sukses. Kuota peserta terpenuhi 100 persen dengan total 95 peserta dari berbagai unsur organisasi Muhammadiyah. Antusiasme ini menunjukkan semangat warga Aisyiyah untuk meningkatkan kapasitas dakwah,” ujarnya.
Peserta berasal dari berbagai elemen organisasi Muhammadiyah di Colomadu, yaitu 33 peserta dari ranting Aisyiyah, 32 Guru IGABA, 13 Guru AUM Colomadu, 14 pimpinan pleno dan majelis Aisyiyah, serta 3 peserta dari Nasyiatul Aisyiyah (NA).
Ketua PCA Colomadu, Ani Mumtazmahal, menegaskan pentingnya kesinambungan pelatihan ini sebagai upaya mencetak kader Muballighoh berkualitas.
“Pelatihan Muballighoh seperti ini harus terus dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama di tingkat ranting. Kita perlu mencetak lebih banyak Muballighoh yang kompeten dan siap berdakwah dengan percaya diri,” katanya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Karanganyar. Siti Khoiriyah dan Siti Fatimah dari Majelis Kader PDA Karanganyar, menyebut PCA Colomadu sebagai cabang pertama yang berhasil mengimplementasikan program ini.
“Program Pelatihan Muballighoh merupakan agenda PDA Karanganyar. Kami bangga karena PCA Colomadu menjadi cabang pertama yang merealisasikan kegiatan ini dan menjadi contoh bagi cabang lainnya,” tutur Siti Khoiriyah.
Pelatihan diisi oleh pemateri sekaligus motivator pendidikan, Hj. Atik Nurrohmah, yang memberikan materi praktis bagi calon Muballighoh.
“Seorang Muballighoh harus mempersiapkan diri dengan baik. Kuasai rundown acara, kenali jamaah, lakukan latihan AIUEO, dan pahami perbedaan penyampaian pada acara formal maupun nonformal. Dengan persiapan yang baik, dakwah akan lebih efektif,” jelasnya.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta dibagi dalam kelompok untuk praktik ceramah yang direkam kemudian dievaluasi guna melihat kelebihan dan kekurangan penyampaian mereka.
Kegiatan ditutup dengan pemberian door prize untuk kelompok terbaik dan peserta yang aktif bertanya. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat dakwah muslimah melalui Pelatihan Muballighoh PCA Colomadu