PCM Kebakkramat Gelar Baitul Arqom: Cetak Kader Profesional dan Berideologi Kuat

MUHAMMADIYAHKARANGANYAR.OR.ID, KARANGANYAR – Memasuki awal tahun 2026 dengan semangat pembaruan, puluhan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebakkramat mengikuti agenda perkaderan intensif Baitul Arqom. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad (31 Januari – 1 Februari 2026) ini digelar di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar sebagai momentum penguatan iman dan etos kerja.

Ketua PCM Kebakkramat, Paryono, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kali kedua Baitul Arqom diselenggarakan di tingkat cabang dalam lingkungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Karanganyar.

“Baitul Arqom di PCM Kebakkramat ini adalah yang kedua kalinya diselenggarakan di lingkungan PDM Kabupaten Karanganyar. Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat menambah semangat para guru dan karyawan dalam berkhidmat di Amal Usaha Muhammadiyah,” ujar Paryono saat memberikan sambutan.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua PDM Karanganyar, Arif Babher. Pembukaan ditandai dengan prosesi penyematan tanda peserta secara simbolis sebagai awal perjalanan spiritual dan ideologis para karyawan AUM.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi yang komprehensif. Sekretaris PDM Karanganyar, Teguh Anshori, membedah peran tauhid dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, Wakil Ketua MPKSDI sekaligus Wakil Rektor 3 UMS, Muthoharun Jinan, memberikan wawasan mengenai metode memahami Islam dengan cara pandang yang moderat dan berkemajuan.

Tidak hanya asupan kognitif, peserta juga mengikuti sesi Fathul Qulub atau refleksi ayat-ayat Al-Qur’an hingga larut malam. Kedisiplinan menjadi napas utama dalam kegiatan ini; pada pukul 03.00 WIB, peserta sudah melaksanakan Qiyamul Lail berjamaah yang dilanjutkan dengan salat subuh dan diskusi keagamaan.

Pada hari kedua, energi peserta kembali diuji melalui sesi outbound untuk mempererat silaturahmi. Puncak materi ditutup oleh Rektor UMUKA, Samsuri, yang memaparkan profil kader serta nilai perjuangan tokoh Muhammadiyah demi membakar semangat kontribusi peserta.

Perwakilan panitia dari MPKSDI, Agus, menegaskan bahwa Baitul Arqom adalah waktu untuk berhenti sejenak dari rutinitas guna menata niat. Menurutnya, karyawan AUM harus memiliki keseimbangan antara profesionalisme kerja dan kekuatan ideologi.

Kegiatan diakhiri dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Harapannya, nilai-nilai yang didapat mampu bertransformasi menjadi etos kerja yang jujur, ikhlas, dan tangguh di unit kerja masing-masing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait