muhammadiyakaranganyar.or.id, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wonosari, Gondangrejo, Karanganyar, kembali menghidupkan syiar Islam pasca-Ramadhan 1447 H dengan menggelar Kajian Ahad Pagi perdana pada Ahad (12/4/2026). Bertempat di Balai Desa Wonosari, kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB ini dihadiri sekitar 250 jamaah dari berbagai kalangan masyarakat.
Kajian kali ini mengusung tema reflektif “Hidup Itu Ujian – Nikmat Jangan Diabaikan”. PRM Wonosari menghadirkan Isnaini, S.Ag., yang merupakan Kepala MI Muhammadiyah Sidokerto, Sragen, sebagai pemateri utama. Dalam tausiyahnya, Isnaini menekankan bahwa setiap jengkal kehidupan manusia adalah bentuk ujian dari Allah SWT, baik itu berupa kesedihan maupun kesenangan.
Merujuk pada QS. Al-Mulk ayat 2, Isnaini menjelaskan bahwa hidup dan mati diciptakan untuk menguji siapa di antara manusia yang memiliki amal terbaik. Ia mengingatkan jamaah agar tidak terlena ketika sedang berada di puncak kenikmatan, karena hal tersebut sejatinya adalah ujian syukur.

“Banyak orang menganggap ujian hanya berupa kesusahan, padahal nikmat yang kita terima setiap hari juga merupakan ujian. Apakah kita mampu bersyukur dan memanfaatkannya untuk kebaikan atau justru lalai,” tegas Isnaini di hadapan ratusan jamaah yang hadir.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Desa Wonosari. Sekretaris Desa Wonosari, Bagus Suryadi, menyatakan bahwa konsistensi PRM Wonosari dalam menyelenggarakan kajian rutin setiap Ahad kedua memberikan dampak spiritual yang signifikan bagi warga. Bagus meyakini bahwa keberkahan desa sangat bergantung pada tingkat keimanan dan ketakwaan masyarakatnya.
“Kegiatan ini menjadi sarana yang sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga,” ungkap Bagus. Ia juga mencatat adanya tren positif berupa peningkatan jumlah jamaah, termasuk wajah-wajah baru yang mulai aktif mengikuti pengajian.
Selain memberikan santapan rohani, panitia juga memperhatikan kesehatan fisik para jamaah. Bekerja sama dengan tim kesehatan Universitas Muhammadiyah (UM) PKU Surakarta, PRM Wonosari memfasilitasi layanan cek kesehatan gratis. Jamaah dapat melakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar asam urat, hingga gula darah setelah acara inti selesai.

Salah satu jamaah, Edi Eryanto, mengaku sangat terkesan dengan paket lengkap kegiatan ini. Menurutnya, sinergi antara dakwah dan pelayanan sosial sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas.
“MasyaAllah tabarakallah, kajian Ahad pagi hari ini sangat spesial. Selain mendapatkan ilmu yang menyejukkan hati, kami juga difasilitasi cek kesehatan gratis. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan sehingga kita meraih kesehatan rohani dan jasmani,” kata Edi.
Melalui kegiatan ini, PRM Wonosari berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak masyarakat yang religius, sehat, dan harmonis di wilayah Gondangrejo.















