muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian kinerja Muhammadiyah Karanganyar. Dalam kunjungan silaturahim yang berlangsung di Hikmah Room RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, Jumat (17/4/2026), PWM Jateng menekankan pentingnya akselerasi program hingga ke tingkat akar rumput.
Kunjungan yang dihadiri sekitar 80 orang dari Unsur Pembantu Pimpinan (UPP), Organisasi Otonom (Ortom), serta jajaran Pleno PDM ini merupakan bagian dari rangkaian safari PWM Jateng ke 35 kabupaten/kota selama dua bulan. Fokus utamanya adalah penguatan visi Maju Profesional Modern 2026 (MPM 2026).
Sekretaris PWM Jateng, Dodok Sartono, dalam arahannya menyebutkan bahwa secara indikator kinerja utama (KPI), Muhammadiyah Karanganyar telah menunjukkan grafik yang sangat bagus. Namun, ia mengingatkan agar
“Secara KPI sudah bagus. Sekarang tugas Muhammadiyah Karanganyar adalah menggerakkan seluruh potensi di bawah melalui Program SatuMu. Pimpinan harus lebih masif turun ke bawah untuk memastikan mesin organisasi di tingkat PRM (Pimpinan Ranting Muhammadiyah) bergerak aktif, ujar Dodok.
Selain penguatan ranting, Dodok juga menyoroti transformasi fungsi sekretariat. Menurutnya, sekretariat di era Maju Profesional Modern 2026 harus berkembang menjadi eksekutor dan inisiator program, bukan sekadar menjalankan fungsi administrator.
Senada dengan hal tersebut, Prof. Fatah Wakil Ketua PWM Jawa Temgah yang turut hadir, memaparkan standar Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang mandiri dan sehat sebagai prioritas di tahun 2026. Hal ini krusial untuk menjaga keberlangsungan dakwah persyarikatan yang mandiri secara ekonomi dan pelayanan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar, Muhammad Arif juga memaparkan laporan kegiatan bulan lalu serta akuntabilitas dana Idulfitri. Laporan ini disambut positif sebagai bentuk transparansi publik.
Dengan dukungan penuh dari PWM Jateng, Muhammadiyah Karanganyar optimistis mampu mewujudkan tata kelola organisasi yang lebih progresif melalui sinergi antara pimpinan, sekretariat, hingga pimpinan ranting di seluruh wilayah Karanganyar.















