Majalah Azzam MI Muhammadiyah Karanganyar, Temani Siswa Isi Liburan dengan Kebaikan

Majalah Azzam MI Muhammadiyah Karanganyar, Temani Siswa Isi Liburan dengan Kebaikan

MUHAMMADIYAHKARANGANYAR, KARANGANYAR – Masa liburan sekolah menjadi momen penting bagi siswa untuk beristirahat sekaligus mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat. MI Muhammadiyah Karanganyar menghadirkan Majalah Azzam edisi ke-26 sebagai bacaan inspiratif yang dapat menemani siswa selama liburan.

Majalah Azzam dirancang sebagai media literasi yang menarik dan edukatif. Di dalamnya, siswa dapat menemukan berbagai kisah inspiratif, pengetahuan baru, serta aktivitas kreatif yang mendorong anak untuk tetap belajar dengan cara yang menyenangkan di luar kelas.

Mengusung tema “Generasi Hebat, Cerdas, Kreatif, Sholih yang Menebar Kebaikan”, Majalah Azzam mengajak siswa untuk memaknai liburan sebagai kesempatan menumbuhkan karakter positif. Nilai-nilai kebaikan dapat dimulai dari hal sederhana, seperti membantu orang tua di rumah, berbagi dengan sesama, serta menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar.

Melalui kebiasaan membaca, diharapkan siswa MI Muhammadiyah Karanganyar mampu memperluas wawasan, meningkatkan minat literasi, serta mengisi liburan dengan kegiatan yang mendidik dan bermakna. Majalah Azzam menjadi salah satu upaya sekolah dalam mendukung pembentukan karakter islami dan berkemajuan bagi peserta didik.

MI Muhammadiyah Karanganyar berharap kehadiran Majalah Azzam dapat memberikan pengalaman liburan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat, sehingga siswa dapat kembali ke sekolah dengan semangat baru dan kesiapan belajar yang lebih baik.

Selamat menikmati liburan, anak-anak hebat MI Muhammadiyah Karanganyar.


Informasi MI Muhammadiyah Karanganyar

Informasi SPMB: (0271) 494485

Instagram: MI Muhammadiyah Karanganyar

Facebook: MI Muhammadiyah Karanganyar

TikTok: MI Muhammadiyah Karanganyar

YouTube: MI Muhammadiyah Karanganyar

Diklat-SAR MDMC Karanganyar Siapkan Relawan Kemanusiaan Tangguh

Diklat-SAR MDMC Karanganyar Siapkan Relawan Kemanusiaan Tangguh

MUHAMMADIYAHKARANGANYAR, KARANGANYAR – Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah (MDMC) Muhammadiyah Karanganyar menggelar Diklat-SAR Muhammadiyah Water and Jungle Rescue sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas relawan kemanusiaan. Kegiatan ini diikuti sekitar 40 peserta yang berasal dari pelajar, mahasiswa, pemuda Muhammadiyah, hingga masyarakat umum, dan dilaksanakan di sejumlah lokasi di Kabupaten Karanganyar.

Diklat-SAR MDMC dilaksanakan secara bertahap, dimulai pada 13–14 dengan pemberian materi di dalam ruangan yang dipusatkan di SMP Muhammadiyah 6 Jenawi, kemudian dilanjutkan dengan praktik lapangan di Alas Bromo dan Waduk Tirtomarto Delingan, hingga berakhir pada Ahad, tanggal 21. Materi pelatihan difokuskan pada kemampuan dasar pencarian dan pertolongan di medan air dan hutan.

Koordinator kegiatan, Usamah, menjelaskan bahwa Diklat-SAR ini bertujuan menyiapkan relawan Muhammadiyah yang memiliki kompetensi teknis dan mental dalam merespons bencana serta situasi darurat kemanusiaan. Menurutnya, pelatihan ini menjadi bagian dari ikhtiar MDMC dalam membantu masyarakat dan pemerintah, khususnya pada operasi pencarian dan pertolongan. Ia juga menegaskan bahwa MDMC siap melayani berbagai kebutuhan kemanusiaan lain selama memungkinkan.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan relawan lintas unsur. Ismail, peserta asal PCM Jaten, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam Diklat-SAR MDMC dilandasi keinginan untuk belajar menolong sesama dan memanusiakan manusia. Ia menilai kegiatan ini memberikan pembelajaran penting tentang kebersamaan, sportivitas, serta semangat memberi manfaat bagi orang lain.

Sementara itu, Novita Wulandari, peserta dari KSR UMUKA, mengungkapkan bahwa Diklat-SAR MDMC memberinya banyak pengalaman baru dalam dunia pertolongan. Berbekal pengalaman sebelumnya di PMR, ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti pada dirinya sendiri, tetapi dapat diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan agar semakin banyak relawan siap diterjunkan.

Melalui Diklat-SAR ini, MDMC Karanganyar menegaskan komitmennya dalam mencetak relawan yang tangguh, berkompeten, dan berjiwa kemanusiaan guna mendukung penanggulangan bencana serta pelayanan sosial di tengah masyarakat.

KONTRIBUTOR : MAJELIS PUSTAKA DAN INFORMASI MUHAMMADIYAH KARANGANYAR.

15 Ribu Warga Padati Jalan Sehat Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 di Karanganyar

15 Ribu Warga Padati Jalan Sehat Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 di Karanganyar

MUHAMMADIYAHKARANGANYAR, KARANGANYAR – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Karanganyar menggelar jalan sehat massal sebagai puncak peringatan Milad Muhammadiyah ke-113, Kamis pagi (18/12/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Plaza Alun-alun Kabupaten Karanganyar ini diikuti sekitar 15 ribu peserta dari berbagai unsur Muhammadiyah dan masyarakat umum.

Sejak pukul 06.00 WIB, ribuan warga memadati lokasi kegiatan dengan rute perjalanan dari Plaza Alun-alun Karanganyar menuju Taman Pancasila, kemudian kembali ke titik awal. Peserta terdiri dari unsur UPP, organisasi otonom (Ortom), amal usaha Muhammadiyah (AUM), serta masyarakat Kabupaten Karanganyar.

Ketua Panitia Jalan Sehat Milad Muhammadiyah ke-113, Romdloni atau yang akrab disapa Gus Doni, menjelaskan bahwa jalan sehat ini merupakan puncak dari rangkaian panjang kegiatan milad yang telah dilaksanakan sejak November 2025.
“Jalan sehat hari ini adalah puncak Milad Muhammadiyah ke-113 Tahun yang digelar Muhammadiyah Karanganyar. Sebelumnya sudah banyak kegiatan, termasuk pekan olahraga dan berbagai lomba antar PCM dan amal usaha,” ujarnya .

Menurut Gus Doni, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah dan memperkuat soliditas warga Muhammadiyah. Ia menegaskan bahwa berkumpulnya ribuan warga menunjukkan besarnya potensi Muhammadiyah dalam membangun bangsa dan negara.
“Kita perlu bersatu, saling mengenal, dan memperkuat ukhuwah. Muhammadiyah punya potensi besar untuk berkontribusi bagi bangsa,” tambahnya .

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar, Muhammad Arief Babheir, menekankan bahwa Milad Muhammadiyah ke-113 bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi momentum refleksi dan evaluasi diri.
“Milad Muhammadiyah sejatinya adalah refleksi, evaluasi, dan wujud syukur kepada Allah atas usia panjang Muhammadiyah. Ini menjadi ajang untuk mempererat ukhuwah dan memperkuat dakwah serta pengabdian kepada umat dan masyarakat,” jelasnya .

Ia juga mengapresiasi kerja panitia yang mampu menyelenggarakan acara besar dalam waktu persiapan yang sangat singkat.
“Walaupun persiapannya singkat, hanya sekitar dua minggu, bahkan penggalangan hadiah hanya tiga sampai empat hari, alhamdulillah kegiatan ini berjalan sukses dan penuh keberkahan,” ungkap Arief Babheir .

Antusiasme peserta semakin meningkat dengan pembagian doorprize bernilai besar. Panitia menyediakan 8 unit sepeda motor, sekitar 7 sepeda gunung, 2 smart TV, 4 kulkas, dan 1 mesin cuci sebagai hadiah utama. Seluruh hadiah berasal dari dukungan berbagai pihak dan amal usaha Muhammadiyah, tanpa hadiah hiburan bernilai kecil.

Selain jalan sehat dan pembagian doorprize, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas pelajar Muhammadiyah, seperti drum band siswa MI Muhammadiyah Karanganyar, MUHI Band dari SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, Reog dari siswa SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar, serta Tari Saman. Penampilan ini sekaligus menjadi ajang promosi sekolah-sekolah Muhammadiyah kepada masyarakat luas.

Dengan suksesnya kegiatan jalan sehat ini, Muhammadiyah Karanganyar berharap semangat kebersamaan, dakwah, dan pengabdian sosial semakin menguat, sejalan dengan nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah selama lebih dari satu abad.

Kontributor : Majelis Pustaka & Informasi PDM Karanganyar.

ASCI Ke-9 di Karanganyar Resmi Ditutup, Mendikdasmen Apresiasi Potensi Pelajar

ASCI Ke-9 di Karanganyar Resmi Ditutup, Mendikdasmen Apresiasi Potensi Pelajar

MUHAMMADIYAHKARANGANYAR, TAWANGMANGU – Aisyiyah Student Competition Indonesia (ASCI) Ke-9 resmi ditutup pada Rabu, 17 Desember 2025, di Bumi Perkemahan Wonderpark Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan nasional ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme, diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Acara penutupan tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., serta jajaran pemerintah daerah Kabupaten Karanganyar. Kehadiran para tokoh nasional dan daerah menambah semarak penutupan rangkaian kompetisi pelajar yang digagas oleh Aisyiyah tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Karanganyar sebagai tuan rumah ASCI Ke-9. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pembinaan generasi muda.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini, khususnya kepada para peserta yang telah menunjukkan semangat, kreativitas, dan prestasi luar biasa,” ujarnya.

Wakil Bupati juga memberikan motivasi kepada para peserta agar terus percaya diri dalam meraih cita-cita. Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki peluang yang sama untuk menjadi sosok hebat di masa depan, baik sebagai pemimpin, profesional, maupun penggerak perubahan di masyarakat.

Sementara itu, Mendikdasmen RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta ASCI Ke-9 yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh dedikasi. Menurutnya, ajang ini menjadi wadah strategis untuk menumbuhkan potensi dan karakter pelajar Indonesia.

“Setiap peserta memiliki bakat dan keunggulan masing-masing. Saya yakin dari kegiatan seperti ini akan lahir generasi penerus bangsa yang berprestasi dan berkontribusi nyata bagi Indonesia,” tuturnya.

Prof. Mu’ti juga menekankan pentingnya pendidikan yang holistik, tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pengembangan minat dan bakat di bidang olahraga, seni, serta keterampilan lainnya. Ia mengajak para pelajar untuk terus belajar, berproses, dan mengembangkan potensi diri secara berkelanjutan.

Dengan berakhirnya ASCI Ke-9, diharapkan nilai-nilai kompetisi, kebersamaan, dan karakter unggul yang ditanamkan selama kegiatan dapat terus melekat dan menjadi bekal bagi para peserta dalam menatap masa depan.

KONTRIBUTOR : MAJELIS PUSTAKA DAN INFORMASI MUHAMMADIYAH KARANGANYAR

Pelatihan Muballighoh PCA Colomadu Sukses Digelar, Antusiasme Peserta Capai 100%

Pelatihan Muballighoh PCA Colomadu Sukses Digelar, Antusiasme Peserta Capai 100%

MUHAMMADIYAHKARANGANYAR, COLOMADU – Pelatihan Muballighoh PCA Colomadu yang berlangsung pada 7 Desember 2025 di Gedung Magister Psikologi lantai 5 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berjalan sukses dengan capaian kuota peserta 100 persen. Total 95 peserta mengikuti kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas dakwah muslimah, menumbuhkan semangat dakwah berkelanjutan, dan meneguhkan pentingnya keteladanan.

Ketua panitia, Awalina, S.Ag, menyampaikan bahwa tingginya antusiasme peserta menjadi indikator keberhasilan acara.

“Alhamdulillah, Pelatihan Muballighoh PCA Colomadu berjalan sukses. Kuota peserta terpenuhi 100 persen dengan total 95 peserta dari berbagai unsur organisasi Muhammadiyah. Antusiasme ini menunjukkan semangat warga Aisyiyah untuk meningkatkan kapasitas dakwah,” ujarnya.

Peserta berasal dari berbagai elemen organisasi Muhammadiyah di Colomadu, yaitu 33 peserta dari ranting Aisyiyah, 32 Guru IGABA, 13 Guru AUM Colomadu, 14 pimpinan pleno dan majelis Aisyiyah, serta 3 peserta dari Nasyiatul Aisyiyah (NA).

Ketua PCA Colomadu, Ani Mumtazmahal, menegaskan pentingnya kesinambungan pelatihan ini sebagai upaya mencetak kader Muballighoh berkualitas.

“Pelatihan Muballighoh seperti ini harus terus dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama di tingkat ranting. Kita perlu mencetak lebih banyak Muballighoh yang kompeten dan siap berdakwah dengan percaya diri,” katanya.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Karanganyar. Siti Khoiriyah dan Siti Fatimah dari Majelis Kader PDA Karanganyar, menyebut PCA Colomadu sebagai cabang pertama yang berhasil mengimplementasikan program ini.

“Program Pelatihan Muballighoh merupakan agenda PDA Karanganyar. Kami bangga karena PCA Colomadu menjadi cabang pertama yang merealisasikan kegiatan ini dan menjadi contoh bagi cabang lainnya,” tutur Siti Khoiriyah.

Pelatihan diisi oleh pemateri sekaligus motivator pendidikan, Hj. Atik Nurrohmah, yang memberikan materi praktis bagi calon Muballighoh.

“Seorang Muballighoh harus mempersiapkan diri dengan baik. Kuasai rundown acara, kenali jamaah, lakukan latihan AIUEO, dan pahami perbedaan penyampaian pada acara formal maupun nonformal. Dengan persiapan yang baik, dakwah akan lebih efektif,” jelasnya.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta dibagi dalam kelompok untuk praktik ceramah yang direkam kemudian dievaluasi guna melihat kelebihan dan kekurangan penyampaian mereka.

Kegiatan ditutup dengan pemberian door prize untuk kelompok terbaik dan peserta yang aktif bertanya. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat dakwah muslimah melalui Pelatihan Muballighoh PCA Colomadu

Kontributor: Puspitasari Dwi Ariyanti, S.Psi