MUHAMMADIYAHKARANGANYAR, Karanganyar – Dua siswa terbaik SDIT Muhammadiyah Jumapolo akan berkompetisi dalam ajang Olimpiade Sains Muhammadiyah Jawa Tengah (OSMJT) 2025 yang berlangsung di BBGTK Jawa Tengah, Sabtu (27/9/2025). Prosesi pelepasan peserta dilaksanakan di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar, Jumat (26/9/2025) malam, bertepatan dengan rapat rutin Malam Seton Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar.
Kedua siswa tersebut adalah Hanifah Larasati dan Furqon Imam Bukhori yang akan mengikuti lomba bidang ISMUBA. Mereka didampingi oleh guru pembimbing Ratna Dwi Rohmati dan Siti Maesyaroh, serta akan mendapat dukungan penuh dari Sriyadi selaku Kepala Sekolah SDIT Muhammadiyah Jumapolo.
Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arif, memberikan semangat kepada para siswa.
“Anak-anak Muhammadiyah ini adalah aset masa depan. Kami bangga dan berdoa semoga Allah SWT memberikan kelancaran serta hasil terbaik. Jadikan lomba ini bukan hanya ajang prestasi, tetapi juga bukti nyata dedikasi belajar kalian,” ujarnya.
Sementara itu, Sriyadi, Kepala SDIT Muhammadiyah Jumapolo, menyampaikan rasa bangga dan harapan besar untuk anak didiknya.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan Hanifah dan Furqon yang terpilih mewakili SDIT Jumapolo. Semoga pengalaman di OSMJT 2025 ini menambah wawasan, memperkuat karakter, dan membawa prestasi membanggakan bagi sekolah serta persyarikatan,” tegasnya.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama. Harapannya, siswa SDIT Muhammadiyah Jumapolo mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik di OSMJT 2025 Jawa Tengah.
MUHAMMADIYAHKARANGANYAR,Karanganyar – Siswa terbaik dari SD Aisyiyah Surya Ceria (ASC) Karanganyar, Ahza Ardya Kumara, siap mewakili sekolah dalam ajang Olimpiade Sains Muhammadiyah Jawa Tengah (OSMJT) 2025 yang akan digelar di BBGTK Jawa Tengah, Sabtu (27/9/2025).
Pelepasan peserta OSMJT 2025 dilaksanakan di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar, Jumat (26/9/2025) malam, bertepatan dengan rapat rutin Malam Seton Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar.
Ahza akan berkompetisi di bidang Matematika, didampingi oleh guru pembimbing Annisah Nur serta akan didampingi langsung oleh Kepala Sekolah SD ASC Karanganyar, Rizal Noventue dalam pelaksanaan lomba.
Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arif, memberikan semangat kepada seluruh peserta, termasuk Ahza dari SD ASC Karanganyar.
“Anak-anak Muhammadiyah ini adalah aset masa depan. Kami bangga dan berdoa semoga Allah SWT memberikan kelancaran serta hasil terbaik. Jadikan lomba ini bukan hanya ajang prestasi, tetapi juga bukti nyata dedikasi belajar kalian,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SD ASC Karanganyar, Rizal Noventue, menyampaikan dukungan penuh untuk siswanya.
“Kami sangat bangga Ahza dapat mewakili SD Aisyiyah Surya Ceria Karanganyar dalam ajang bergengsi ini. Semoga pengalaman berharga ini menambah semangat belajar sekaligus menginspirasi teman-teman lainnya untuk terus berprestasi,” ungkapnya.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama. Besar harapan, Ahza mampu meraih hasil terbaik di OSMJT 2025 Jawa Tengah dan membawa pulang kebanggaan bagi SD Aisyiyah Surya Ceria Karanganyar.
MUHAMMADIYAH KARANGANYAR, Karanganyar – Delapan siswa berprestasi dari MI Muhammadiyah Karanganyar resmi dilepas untuk mengikuti Olimpiade Sains Muhammadiyah Jawa Tengah (OSMJT) 2025 yang akan digelar di BBGTK Jawa Tengah, Sabtu (27/9/2025). Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar pada Jumat (26/9/2025) malam, tepat sebelum rapat rutin Malam Seton Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar.
Daftar Peserta MI Muhammadiyah Karanganyar di OSMJT 2025
Matematika: Ainun Mahya Putri Gumilar, Muhammad Faras
IPA: Farras Izzatul Agha, Narendra Rafa N., Fakhri Al Ghozali P.
ISMUBA: Faris Atthallah, Najlaa Fathara Jehannada
Bahasa Inggris: Muhammad Fauzan Ammar
Delapan siswa tersebut akan berlaga di empat bidang lomba berbeda dengan didampingi para guru pembimbing: Dedet Via Gulita, Ida Widiningsih, Eko Suryo Wahono, dan Anita Khairunnisa.
Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arif, menyampaikan motivasi dan dukungan penuh.
“Anak-anak Muhammadiyah ini adalah aset masa depan. Kami bangga dan berdoa semoga Allah SWT memberikan kelancaran serta hasil terbaik. Jadikan lomba ini bukan hanya ajang prestasi, tetapi juga bukti nyata dedikasi belajar kalian,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta rapat.
Sementara itu, Marjiyanti, Kepala MI Muhammadiyah Karanganyar, menekankan pentingnya perjuangan siswa di ajang ilmiah bergengsi ini.
“Selamat berjuang putra-putri MI Muhammadiyah Karanganyar. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian, buktikan bahwa usaha keras tidak akan mengkhianati hasil,” tegasnya.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama. Seluruh jajaran pimpinan, guru, dan peserta rapat berharap siswa MI Muhammadiyah Karanganyar mampu meraih prestasi terbaik di OSMJT 2025 Jawa Tengah, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan persyarikatan Muhammadiyah di Karanganyar.
Sebanyak 11 siswa dari MI Muhammadiyah Karanganyar, SD Aisyiyah Surya Ceria, dan SDIT Muhammadiyah Jumapolo dilepas PDM Karanganyar untuk mengikuti Olimpiade Sains Muhammadiyah Jawa Tengah (OSMJT) 2025 di BBGTK Jateng.
MUHAMMADIYAH KARANGANYAR, Karanganyar – Suasana semangat menyelimuti Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar, Jumat (26/9/2025) malam. Tepat sebelum rapat rutin Malam Seton, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar melepas 11 siswa berprestasi yang akan berlaga di ajang Olimpiade Sains Muhammadiyah Jawa Tengah (OSMJT) 2025.
Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arif, menekankan bahwa keberangkatan siswa ini mencerminkan kualitas pendidikan Muhammadiyah di daerah tersebut.
“Anak-anak Muhammadiyah ini adalah aset masa depan. Kami bangga dan berdoa semoga Allah SWT memberikan kelancaran serta hasil terbaik. Jadikan lomba ini bukan hanya ajang prestasi, tetapi juga bukti nyata dedikasi belajar kalian,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Romdloni, Wakil Ketua PDM bidang pendidikan.
“Luar biasa, anak-anak dari sekolah Muhammadiyah mampu menunjukkan kualitasnya hingga tingkat Jawa Tengah. Ini bukti pendidikan Muhammadiyah melahirkan generasi berprestasi yang membanggakan umat dan bangsa,” tuturnya.
Dukungan juga datang dari Marjiyanti, Ketua MKKS Karanganyar sekaligus Kepala MI Muhammadiyah Karanganyar. Ia menyampaikan pesan optimis agar para siswa dapat tampil maksimal.
“Selamat berjuang putra-putri Muhammadiyah di ajang Olimpiade Sains Muhammadiyah Jawa Tengah. Tunjukkan kamulah yang terbaik di antara yang terbaik sehingga sebutan sang juara kamu raih,” ujarnya.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama, diikuti guru pendamping dan jajaran PDM Karanganyar. Semua berharap 11 siswa ini mampu membawa pulang prestasi membanggakan bagi Karanganyar di OSMJT 2025.
Daftar Siswa Peserta OSMJT 2025
MI Muhammadiyah Karanganyar
Matematika: Ainun Mahya Putri Gumilar, Muhammad Faras
IPA: Farras Izzatul Agha, Narendra Rafa N., Fakhri Al Ghozali P.
MUHAMMADIYAHKARANGANYAR, Karanganyar – Puncak acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) 2025 berlangsung istimewa dengan hadirnya Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.
Dalam kuliah umum bertema “Membentuk Jiwa Leadership dan Karakter Mahasiswa dalam Era Disrupsi”, Prof. Fauzan menekankan bahwa mahasiswa harus mengambil peran penting menuju Indonesia Emas 2045.
“Indonesia sedang memasuki era bonus demografi. Perguruan tinggi dituntut tidak hanya mencetak sumber daya manusia unggul, tetapi juga hadir nyata menyelesaikan persoalan bangsa,” tegasnya di hadapan 522 mahasiswa baru UMUKA, Kamis (25/9).
Menurut Prof. Fauzan, generasi mahasiswa saat ini lahir di era digital sehingga kampus perlu adaptif dalam memberi ruang dan fasilitas. Ia menegaskan bahwa riset kampus tidak boleh berhenti di jurnal atau prototipe, melainkan harus membawa manfaat langsung ke masyarakat.
“Kampus adalah kumpulan orang hebat. Maka keberadaannya harus menjadi problem solver, bukan sekadar elit di menara gading,” jelas mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.
Ia juga menyoroti konsistensi Muhammadiyah dalam membangun pendidikan unggul. “Unggul artinya sejauh mana kampus Muhammadiyah memberi kontribusi kepada masyarakat. Ini sejalan dengan prinsip khairunnas anfa’uhum linnas – sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama,” tambahnya.
Wakil Rektor 2 UMUKA, Sarilan M. Ali, menyebut kehadiran Wamen Dikti menjadi inspirasi besar bagi mahasiswa baru. “Kuliah umum ini memotivasi mahasiswa agar siap menjadi pemimpin yang adaptif dan berkarakter. Bahkan, Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, juga ikut berbagi pengalaman suksesnya sejak kuliah,” ujarnya.
Tahun ini UMUKA mencatat kenaikan penerimaan mahasiswa baru sebesar 37 persen, total 522 mahasiswa berasal dari 96 kabupaten/kota di 22 provinsi, serta mahasiswa asing dari Yaman, Timor Leste, dan sedang diproses dari Madagaskar.
Dengan tema “Kobar Kala: Berkarya tanpa henti, menyala seperti api”, PKKMB UMUKA 2025 tidak hanya menjadi pintu masuk dunia kampus, tetapi juga momentum menyalakan semangat generasi muda untuk berinovasi, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan menuju Indonesia Emas 2045.