Berita, Cabang, PCM Kerjo
muhammadiyakaranganyar.or.id, KERJO – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kerjo kembali melaksanakan agenda rutin Tarawih Keliling (Tarling) putaran keempat pada Selasa (3/3/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Jami’ Dr. Badriyyah BT Kholid Ad-Dabal, Ranting Tamansari ini berlangsung istimewa karena bertepatan dengan fenomena alam gerhana.
Rangkaian ibadah dimulai dengan pelaksanaan Salat Isya berjamaah yang kemudian dilanjutkan denganSalat Gerhana (Khusuf). Bertindak sebagai imam adalah Ustadz Sugiyarto. Suasana masjid tampak penuh sesak oleh jamaah yang antusias menjalankan sunnah muakkadah tersebut di tengah bulan suci. Setelahnya, rangkaian ibadah disambung denganSalat Tarawih yang dipimpin oleh Ustadz Abdul Hanif.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peningkatan spiritualitas, tetapi juga penguatan solidaritas sosial. Lazismu PCM Kerjo memanfaatkan momentum ini untuk melaksanakan tasaruf atau penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di lingkungan Ranting Tamansari. Penyaluran ini merupakan komitmen nyata Muhammadiyah dalam membantu sesama, khususnya di bulan penuh berkah.

Dalam sambutannya, perwakilan PCM Kerjo, Ustadz Ibnu Subarkah, memberikan motivasi mendalam kepada para jamaah yang hadir. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam beribadah dan berorganisasi.
Lebih lanjut, Ibnu mengajak warga Muhammadiyah di Tamansari untuk terus menghidupkan syiar Islam melalui masjid. Menurutnya, masjid bukan sekadar tempat sholat, melainkan pusat peradaban dan kepedulian sosial. Ia juga mengapresiasi kedermawanan jamaah yang terus mendukung program-program Lazismu, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga yang kurang beruntung.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh umat. Melalui kegiatan Tarling ini, PCM Kerjo berharap ukhuwah antar-warga Muhammadiyah semakin solid dan peran organisasi semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas di wilayah Kerjo dan sekitarnya.
Aisyiyah, Berita, Cabang
muhammadiyahkaranganyar.or.id, JATEN – Suasana religius nan ceria menyelimuti Masjid Fatimah yang berlokasi di kawasan Monumen Jaten, Karanganyar, pada Selasa (3/3/2026). Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kecamatan Jaten sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Ramadan Ceria” yang melibatkan ratusan peserta didik se-kecamatan Jaten.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 11.30 WIB ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus asah bakat bagi siswa-siswi dari 15 TK Aisyiyah se-Kecamatan Jaten. Beragam cabang lomba digelar untuk memeriahkan bulan suci Ramadan sekaligus menanamkan nilai-nilai islami sejak dini kepada anak-anak.

Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Jaten, Sri Atmini, S.Pd, secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, Atmini menekankan pentingnya pembentukan karakter anak melalui kompetisi yang sehat dan menyenangkan. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan fondasi penting bagi generasi penerus Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Ketua panitia pelaksana, Sri Suharyani, menjelaskan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat luar biasa. Tercatat ada empat cabang lomba utama yang dikompetisikan, yaitu mewarnai, adzan, hafalan surat pendek, dan praktik salat berjamaah.


Suharyani merinci, untuk lomba adzan dan hafalan surat, masing-masing TK mengirimkan satu perwakilan terbaiknya. Sementara itu, untuk lomba salat berjamaah, setiap sekolah mengirimkan beregu yang terdiri dari 3 hingga 5 anak. Adapun lomba mewarnai menjadi yang paling banyak diikuti dengan kuota 5 sampai 10 anak tiap sekolah.




Kesuksesan acara ini tidak lepas dari kerja keras jajaran panitia yang dikomandani oleh Sri Suharyani, didampingi Tri Sulistyaningsih selaku Sekretaris, dan Sri Sujiati sebagai Bendahara. Hingga akhir acara pada tengah hari, kegiatan berjalan tertib dan penuh kegembiraan, mencerminkan semangat Ramadan yang mencerahkan di Bumi Intanpari.
Berita, Cabang, PCM Kebakkramat, Ranting
muhammadiyahkaranganyar.or.id, Kebakkramat, Karanganyar – Semangat Ramadan terpancar nyata dalam agenda Silaturahim dan Tarawih Keliling (Tarling) yang digelar oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebakkramat. Kali ini, rombongan PCM Kebakkramat bersilaturahim ke Masjid Al Mustofa, PRM Kaliwuluh, pada Sabtu (28/02/2026) malam.
Acara yang berlangsung khidmat sejak pukul 19.00 hingga 21.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran Pleno PCM, Ketua UPP, pimpinan Ortom, serta Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) PRM se-Kebakkramat. Tak ketinggalan, para Kepala AUM dan AUA se-Kebakkramat turut hadir membaur bersama jamaah dan Takmir Masjid Al Mustofa.
Dalam kesempatan tersebut, M. Rasyad Alkautsar menyampaikan kultum bertema “Mengambil Hikmah Ramadan”. Beliau mengajak jamaah untuk tidak menyia-nyiakan sisa waktu yang ada dengan memaksimalkan amal kebaikan.
“Ramadan adalah momentum emas. Mari kita maksimalkan waktu yang masih tersisa dengan memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an dan menebar manfaat sebanyak-banyaknya,” pesannya.
Ketua PRM Kaliwuluh dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran rombongan PCM. Beliau berharap kunjungan ini menjadi wasilah (perantara) untuk mempererat ukhuwah islamiyah antara pimpinan dan jamaah di tingkat akar rumput.
Gayung bersambut, Ketua PCM Kebakkramat, Paryono, memberikan apresiasi tinggi atas perkembangan pesat yang ditunjukkan oleh PRM Kaliwuluh. Di tengah suasana hangat tersebut, beliau juga menitipkan pesan penting mengenai kedewasaan beragama:
1. Indahnya Perbedaan: Menghimbau jamaah agar perbedaan awal Ramadan tidak dijadikan alasan perpecahan, melainkan sebagai bentuk kekayaan ijtihad.
2. Sosialisasi KHGT: Memperkenalkan Kalender Hijrah Global Tunggal (KHGT) sebagai upaya Muhammadiyah dalam mewujudkan kepastian penjadwalan ibadah umat Islam secara internasional.

Sebagai penutup rangkaian acara, Lazismu PCM Kebakkramat menyalurkan santunan kepada jamaah masjid yang membutuhkan. Selain itu, dilakukan penyerahan secara simbolis Kalender Hijrah Global Tunggal sebagai bagian dari edukasi kepada warga PRM Kaliwuluh.

Kegiatan ini membuktikan bahwa Ramadan bukan sekadar ritual ibadah personal, melainkan juga momentum penguatan organisasi dan kepedulian sosial.
Kontributor :
Agus S
085221302389
Berita, Cabang, PCM Jatiyoso
muhammadiyahkaranganyar.or.id, Jatiyoso – Semarak Ramadan terasa semakin khidmat dengan digelarnya Tabligh Akbar bertema Fiqh Prioritas Ramadan pada Ahad (1/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baitullah Selangkah ini dihadiri jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Jatiyoso.
Acara tersebut merupakan agenda spesial Ramadan yang diselenggarakan oleh PRM Beruk sebagai binaan PCM Jatiyoso. Kegiatan ini menghadirkan penguatan pemahaman keagamaan bagi masyarakat. Berbeda dari kajian rutin yang biasanya digelar pada Jumat Kliwon sore hari, kegiatan kali ini dilaksanakan pada pagi hari agar dapat menjangkau lebih banyak peserta.

Dalam sambutannya, salah satu panitia menyampaikan bahwa tema Fiqh Prioritas Ramadan dipilih untuk membantu umat memahami amalan mana yang harus diutamakan selama bulan suci. “Ramadan adalah momentum besar. Jangan sampai kita sibuk pada hal-hal sunah, tetapi lalai pada yang wajib,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa masih banyak umat Islam yang bersemangat menjalankan ibadah, tetapi belum sepenuhnya memahami skala prioritas dalam ajaran Islam. Oleh karena itu, kajian ini diharapkan mampu memberikan panduan praktis agar ibadah yang dilakukan benar-benar bernilai maksimal.
Dalam tausiyahnya, penceramah menekankan pentingnya memperkuat fondasi ibadah wajib, seperti menjaga kualitas salat lima waktu dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an, sebelum memperbanyak amalan tambahan. “Fiqh prioritas mengajarkan kita menempatkan sesuatu sesuai porsinya. Dahulukan yang utama, sempurnakan yang wajib, lalu perindah dengan yang sunah,” tuturnya.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat dan organisasi keislaman di Jatiyoso. Sinergi antara ranting dan cabang Muhammadiyah tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kesadaran beragama yang lebih matang dan terarah di tengah masyarakat.
Salah satu peserta mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
Menurutnya, banyak orang ingin memaksimalkan Ramadan, tetapi masih bingung menentukan prioritas ibadah.
Dengan terselenggaranya Tabligh Akbar ini, diharapkan masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan pemahaman yang lebih utuh, tidak sekadar mengejar kuantitas ibadah, tetapi juga kualitas dan ketepatan dalam mengamalkannya. Ramadan pun diharapkan menjadi momentum perubahan menuju pribadi dan keluarga yang lebih baik.
Aisyiyah, Berita, PCM Jatiyoso
muhammadiyahkaranganyar.or.id, JATIYOSO — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jatiyoso dan Pimpinan Cabang ’Aisyiyah (PCA) Jatiyoso menggelar Festival Ramadhan Muhammadiyah dan ’Aisyiyah Cabang Kecamatan Jatiyoso pada Ahad, 1 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Fatimah Az-Zahroni, kompleks SD Muhammadiyah Jatiyoso dan TK ’Aisyiyah Tlobo.
Festival tersebut dilaksanakan pada menjelang pertengahan Ramadhan 1447 H dan dihadiri tiga ratus lebih jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Jatiyoso dan sekitarnya. Sejak pagi hari, area masjid dan lingkungan sekolah dipadati warga yang mengikuti rangkaian kegiatan.
Ketua PCM Jatiyoso, Suparyadi S.Sos M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Muhammadiyah dan ’Aisyiyah dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat. “Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat ibadah sekaligus kepedulian sosial. Melalui festival ini, kami ingin berbagi dan mempererat ukhuwah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian acara diawali dengan pengajian Ahad pagi yang berlangsung khidmat. Dalam tausiyahnya, penceramah mengajak jamaah untuk menjaga semangat ibadah hingga akhir Ramadhan. Ia menekankan bahwa konsistensi dalam beramal menjadi kunci meraih keberkahan bulan suci.
Selain pengajian, panitia menggelar bazar Ramadhan yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau jauh dibawah pasaran. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Salah satu warga, ibu Giyem (52), mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama saat kebutuhan meningkat di bulan Ramadhan,” katanya.
Tidak hanya menyasar kalangan dewasa, festival ini juga menghadirkan lomba mewarnai bagi anak-anak TK. Suasana meriah terlihat ketika para peserta menunjukkan hasil karya mereka, sementara orang tua memberikan dukungan penuh dari pinggir arena.
Panitia juga menyediakan lapak barang layak pakai seperti tas, boneka, sepatu, dan pakaian dengan harga terjangkau. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pengurus PCM, PCA, jamaah pengajian Ahad pagi, hingga warga sekitar.
Ketua PCA Jatiyoso, secara tidak langsung menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut sebagai agenda rutin tahunan. Menurutnya, sinergi organisasi perempuan dan persyarikatan menjadi kekuatan dalam menghadirkan kegiatan sosial dan keagamaan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Festival Ramadhan ini menjadi wujud nyata kepedulian Muhammadiyah dan ’Aisyiyah Jatiyoso dalam memperkuat kebersamaan serta menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.