muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR – Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Colomadu bersama Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Kecamatan Colomadu menyelenggarakan pengajian di Masjid Baiturrohman, Cepogo, Ngasem. Kegiatan ini memadukan penguatan spiritual melalui kajian adab kepada Allah SWT dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para jamaah.
Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Colomadu bersama Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Kecamatan Colomadu menggelar pengajian pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 15.00–17.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baiturrohman, RT 01/RW 08 Cepogo, Ngasem. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Colomadu, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah se-Colomadu, serta para pengurus majelis di lingkungan PCA dan PRA.
Pengajian ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan keimanan bagi para anggota dan kader ‘Aisyiyah. Melalui kegiatan tersebut, jamaah diharapkan semakin memahami nilai-nilai keislaman dan mampu mengamalkannya secara konsisten dalam kehidupan keluarga, organisasi, dan masyarakat.

Mari Nugrahasih, S.Pd. menyampaikan tausyiah dalam Pengajian PRA se-Kecamatan Colomadu.
Acara diawali dengan pembukaan oleh Ketua PCA Colomadu, Ani Muntazmahal. Selanjutnya, Ketua PRA Ngasem, Supanti, S.Pd., menyampaikan sambutan sebagai tuan rumah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para pimpinan, anggota, dan jamaah dalam kegiatan pengajian tersebut.
Tausiyah disampaikan oleh Ibu Mari Nugrahasih, S.Pd., dengan tema “Adab kepada Allah SWT”. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menata niat dalam setiap ibadah dan aktivitas. Setiap amal hendaknya dilakukan dengan ikhlas semata-mata untuk mengharapkan keridaan Allah SWT, bukan karena ingin memperoleh pujian atau penilaian dari manusia.
| وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” |
Mari Nugrahasih, S.Pd., menjelaskan bahwa satu kegiatan dapat diniatkan untuk beberapa kebaikan sekaligus. Mengikuti pengajian, misalnya, dapat diniatkan untuk menuntut ilmu, mempererat silaturahmi, menjaga kesehatan, dan menguatkan ukhuwah. Namun, seluruh niat tersebut harus tetap bermuara pada tujuan utama, yaitu beribadah dan mencari keridaan Allah SWT.
Empat Pesan Utama dalam Tausiyah
- Menjaga keikhlasan. Keikhlasan harus dipelihara sejak awal hingga akhir amal. Kebaikan yang telah dilakukan tidak perlu terus-menerus diungkit atau dijadikan alasan untuk memperoleh pengakuan dari orang lain.
- Mengagungkan dan memuliakan Allah SWT. Sikap ini diwujudkan dengan menaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Jamaah diajak membiasakan sikap sami‘nā wa aṭa‘nā, yaitu mendengar dan menaati ketentuan Allah dengan penuh kesadaran.
- Memperbanyak mengingat Allah. Zikir, doa, membaca Asmaul Husna, serta membiasakan adab dalam aktivitas sehari-hari merupakan bentuk nyata dari upaya menghadirkan Allah dalam kehidupan.
- Menumbuhkan rasa takut kepada Allah. Rasa takut yang benar akan menjaga seseorang dari kemaksiatan dan mendorongnya untuk lebih berhati-hati dalam bersikap. Kesadaran ini juga menjadi bekal untuk memperoleh perlindungan Allah di akhirat.
Beliau menegaskan bahwa keikhlasan merupakan proses yang harus terus dipelajari dan dilatih. Ketika seseorang menghadapi rasa malas atau berbagai godaan sebelum melakukan kebaikan, upaya untuk tetap menjalankan amal tersebut menjadi bagian dari perjuangan di jalan yang diridai Allah.
Pada akhir tausiyah, Mari Nugrahasih, S.Pd., mengajak jamaah agar tidak hanya rajin beramal, tetapi juga terus memperbaiki niat, memperbanyak mengingat Allah, serta menjaga rasa takut kepada-Nya. Dengan demikian, setiap ibadah diharapkan dapat membentuk pribadi yang lebih baik dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Jamaah

Petugas Klinik Pratama dan Persalinan Stannum Medika melayani pemeriksaan kesehatan jamaah sebelum pengajian.
Sebelum pengajian dimulai, para peserta memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang didukung oleh Klinik Pratama dan Persalinan Stannum Medika. Layanan ini menjadi wujud kepedulian terhadap kesehatan jamaah sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani.

Suasana layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta Pengajian PRA se-Kecamatan Colomadu.
Kegiatan diakhiri dengan penyampaian informasi mengenai sejumlah agenda terdekat PCA Colomadu. Melalui pengajian ini, seluruh anggota dan kader ‘Aisyiyah diharapkan semakin kuat dalam keimanan, tulus dalam beribadah, peduli terhadap kesehatan, serta aktif menghadirkan nilai-nilai Islam dalam keluarga dan masyarakat.
| Penulis dan fotografer: Malika Harsanto, S.Kom. |















