muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Karanganyar menggelar Kajian Selasa Malam Rabu bertema “Ambillah Aqidahmu dari Al-Qur’an dan As-Sunnah yang Shahih” di Pendopo KH Ahmad Dahlan, Selasa (1/9/2026). Kajian yang diikuti seluruh anak panti tersebut menghadirkan pemateri Ustadz Satrio Wibowo, S.H., yang juga merupakan alumni panti asuhan setempat.
Dalam pemaparannya, Ustadz Satrio menegaskan pentingnya membangun fondasi keyakinan seorang Muslim berdasarkan sumber utama ajaran Islam, yakni Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shahih, bukan berlandaskan dugaan atau kebiasaan semata.
“Allah menciptakan manusia agar beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun,” ujar Ustadz Satrio di hadapan para santri. Ia merujuk pada firman Allah SWT dalam Surah Adz-Dzariyat ayat 56 serta penegasan Rasulullah SAW mengenai hak Allah atas hamba-Nya.

Lebih lanjut, Ustadz Satrio menjelaskan bahwa cakupan ibadah meliput seluruh perkara yang dicintai Allah, baik berupa perkataan maupun perbuatan—seperti doa, shalat, hingga penyembelihan. Hal ini sejalan dengan QS. Al-An’am ayat 162 dan Hadis Qudsi riwayat Al-Bukhari tentang kewajiban mendekatkan diri kepada Allah melalui hal-hal yang diwajibkan.
Ia juga mengingatkan agar setiap bentuk ibadah dilaksanakan sesuai tuntunan syariat dan tidak mengandalkan perasaan semata. Berdasarkan QS. Muhammad ayat 33 dan Hadis Riwayat Muslim No. 1718, amalan ibadah yang tidak memiliki perintah atau tuntunan dari Rasulullah SAW secara tegas dinyatakan tertolak.
Momen kajian tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus nostalgia bagi Ustadz Satrio. Kehadirannya kembali ke panti asuhan tempatnya dibina dulu membawa pesan mendalam bahwa tempat seseorang bertumbuh dapat menjadi ruang untuk kembali memberikan manfaat. Pemahaman aqidah dan ibadah yang benar ini diharapkan menjadi bekal kokoh bagi anak-anak panti dalam menghadapi dinamika kehidupan.















