muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Daerah Karanganyar periode 2026–2028 resmi dilantik di Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar, Jumat (4/9/2026). Sebanyak 23 pengurus dikukuhkan untuk memperkuat gerakan dakwah Islam yang berorientasi pada pencerahan masyarakat dan penyebaran di tingkat akar rumput.
Pelantikan jajaran kepengurusan baru ini dipimpin langsung oleh jimpinan PDM Karanganyar dan dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) setempat. Struktur baru KMM Karanganyar periode ini dinakhodai oleh Ust. Muhammad Aziz Qohhar, S.Sy., M.Pd. selaku Ketua.
Untuk menjalankan fungsinya, kepengurusan terbagi ke dalam empat bidang strategis, meliputi Bidang Dakwah, Bidang Pembinaan dan Kaderisasi, Bidang Pendataan dan Pendistribusian, serta Bidang Humas dan Publikasi. Divisi-divisi tersebut dirancang untuk mengoptimalkan operasional dakwah, menjamin distribusi muballigh sesuai kebutuhan wilayah, hingga peningkatan kapasitas kader secara berkelanjutan.
Ketua PDM Karanganyar, Ust. Muhammad Arif, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru ini. Menurutnya, keberadaan KMM yang solid akan memperlancar sirkulasi dan penugasan muballigh di wilayah Kabupaten Karanganyar.
“Saya mengucapkan selamat atas pengukuhan KMM. Sirkulasi muballigh di PDM Karanganyar akan lebih leluasa. Dai adalah pekerjaan tertinggi di sisi Allah. Semoga ke depan dakwah Muhammadiyah agar lebih bagus,” ujar Ust. Muhammad Arif dalam sambutannya.
Meski demikian, ia menekankan agar para muballigh senantiasa menjaga ketepatan narasi, tutur kata, dan sikap saat berdakwah guna menghindari potensi polemik di tengah masyarakat yang kian terbuka.
“Hati-hati, jangan sampai kita ‘kepleset’ dalam menyampaikan. Semoga kita dijaga dari pernyataan-pernyataan yang dapat menimbulkan kontroversi. Jaga lisan dan akhlak sebagai dai. Selamat berjuang para muballigh Muhammadiyah,” tegasnya.
Pesan senada diungkapkan Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Karanganyar, Ismail Soleh. Ia menegaskan bahwa pengukuhan ini harus menjadi momentum awal untuk membakar semangat baru dalam menggerakkan dakwah yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Semoga dengan dilantiknya Pengurus KMM Karanganyar ini memberikan semangat baru dan akan semakin memperkuat dakwah di akar rumput,” kata Ismail.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan periode 2026–2028 ini, KMM Daerah Karanganyar diproyeksikan tidak hanya menjadi wadah koordinasi internal, tetapi juga sarana penguatan kualitas sumber daya dai Muhammadiyah yang santun, adaptif terhadap media komunikasi, dan mampu menghadirkan solusi bagi persoalan sosial keagamaan warga.















