muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta meraih juara satu tingkat internasional dalam kategori Design Poster pada ajang The 2nd International Engineering Competition Mandalika Competition 2026, Selasa (20/10/2026). Prestasi tersebut diraih melalui gagasan “BALFOGER”, sebuah inovasi filter air ramah lingkungan berbahan dasar daun bambu dengan perekat organik.
Tim riset ini diketuai oleh Naura Ayu Rafadani dari Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik, dengan anggota Siska Ristiyana dari Program Studi Teknik Industri dan Satria Gemilang Kusuma Perdana dari Program Studi Teknik Mesin. Gagasan BALFOGER dirancang untuk menjawab persoalan pencemaran air sekaligus menjadi alternatif pengganti filter konvensional yang berpotensi menghasilkan residu kimia.
Inovasi tersebut berfokus pada pemanfaatan daun bambu yang selama ini kurang dioptimalkan jika dibandingkan dengan bagian batangnya. Pengembangan konsep filter ini mengacu pada kajian literatur dari sejumlah jurnal internasional, dengan penyempurnaan pada penggunaan perekat bio-organik dan desain struktur filter.
Proses penyusunan riset hingga menjadi karya ilmiah membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Dalam penyusunannya, tim mengolaborasikan linimasa kajian dengan pertimbangan teknis dari disiplin ilmu teknik mesin guna menentukan bentuk dan desain filter yang presisi.
Meski berhasil menyabet gelar tertinggi pada kategori poster ilmiah, gagasan ini masih berada pada tahap kajian literatur dan belum memasuki proses manufaktur maupun pengujian fisik. Pihak tim saat ini menargetkan tahap pembuatan prototipe agar konsep penyaringan tersebut dapat diuji secara konkret.
Guna merealisasikan wujud fisik BALFOGER, tim berharap dapat memperoleh dukungan pendanaan serta kemitraan dari sektor pemerintah maupun swasta. Pengembangan prototipe ini disiapkan sebagai langkah uji kelayakan sebelum karya tersebut diikutsertakan kembali dalam kompetisi internasional pada tahun mendatang.
Realisasi karya ilmiah ini juga berakar dari rekam jejak ketua tim, Naura Ayu Rafadani, yang telah aktif menggeluti kompetisi Karya Ilmiah Remaja sejak tingkat sekolah menengah pertama. Ketertarikan pada isu lingkungan tersebut berlanjut ke jenjang perguruan tinggi melalui keterlibatan dalam Program Kreativitas Mahasiswa terpilih serta kompetisi esai tingkat nasional.
Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.














