by | 22 Jun 2026 | Pendidikan |

Delapan Mahasiswa UMS Lolos Google Student Ambassador 2026, Dorong Pemanfaatan AI Secara Bijak

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA — Sebanyak delapan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meloloskan diri dalam program bergengsi Google Student Ambassador 2026. Inovasi gagasan Google ini dirancang khusus sebagai wadah bagi generasi muda untuk menajamkan keterampilan kepemimpinan, literasi teknologi, hingga optimalisasi pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara positif.

Persaingan untuk menembus program tahunan ini tercatat sangat ketat. Dari total sekitar 81.000 pendaftar yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, pihak Google hanya memilih 2.000 peserta terbaik, di mana delapan di antaranya merupakan representasi mahasiswa dari kampus UMS.

Rangkaian program kompetitif ini dijadwalkan berlangsung selama delapan bulan, terhitung sejak Januari hingga Agustus 2026. Selama periode tersebut, para peserta akan digembleng lewat berbagai kegiatan pengembangan diri serta perluasan jejaring profesional.

Berdasarkan data rilis resmi, berikut adalah delapan mahasiswa UMS yang berhasil lolos seleksi: Muhammad Hasbi Assidiqi, Airlangga Pradana Prakusa, Devina Maheswari, Aini Nur Laila, Yumna Safinatunnajah, Najwa Rafefya Asyla, Selviana Uswatun Khasanah, dan Yuanda Eka Saputra.

Salah satu perwakilan terpilih, Muhammad Hasbi Assidiqi, menjelaskan bahwa program ini bersifat inklusif karena tidak membatasi latar belakang keilmuan pelamar.

“Program ini terbuka untuk semua jurusan. Jadi bukan hanya dari rumpun teknologi, tetapi seluruh mahasiswa dari berbagai bidang ilmu memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi Google Student Ambassador,” jelas Hasbi pada Sabtu (20/6/2026).

Pasca-kelulusan administratif awal, para duta teknologi ini masih harus menghadapi sejumlah tingkatan kompetensi lanjutan, mulai dari level Rising Star, Achiever, hingga kasta tertinggi yakni Trailblazer. Tingginya tingkatan level yang diraih berbanding lurus dengan besarnya hak istimewa yang didapatkan, termasuk prioritas kunjungan studi ke kantor operasional Google di luar negeri.

Untuk mengeskalasi level tersebut, para ambassador diwajibkan aktif memproduksi konten edukatif berbasis teknologi dan kecerdasan buatan di lini media sosial. Adapun materi pokok yang diangkat mencakup aspek pemanfaatan Gemini AI, teknis pengembangan model kecerdasan buatan, hingga realisasi proyek mandiri berbasis AI.

Selain dituntut aktif di ruang digital, para peserta juga diwajibkan menginisiasi seminar atau kegiatan edukasi tatap muka di lingkungan kampus. Guna mendukung pergerakan tersebut, Google menyediakan sokongan dana lewat skema reimbursement finansial yang nominalnya disesuaikan dengan peringkat capaian masing-masing ambassador.

Lebih lanjut, Hasbi memaparkan bahwa proses kurasi ketat Google Student Ambassador ini bergulir lewat tiga fase utama. Tahap mula berupa skrining berkas administratif yang menilai kualitas curriculum vitae (CV), motivation letter, serta portofolio digital pelamar. Fase kedua beralih pada uji kreatif pembuatan video motivasi yang diunggah via YouTube, dan ditutup dengan tantangan kampanye promosi AI di media sosial.

Sebagai penutup, ia membagikan resep bagi mahasiswa lain yang berniat mendelegasikan diri pada periode berikutnya. Penguatan portofolio digital yang positif, rasa percaya diri yang tinggi, serta pemantauan konsisten terhadap pembaruan kebijakan teknologi Google menjadi instrumen krusial.

“Saya bisa bertemu mahasiswa dari berbagai daerah dengan semangat belajar yang tinggi. Lingkungan seperti ini sangat membantu untuk berkembang dan membuka wawasan baru. Sekarang media sosial dan portofolio digital menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian,” pungkas Hasbi.

Melalui pencapaian ini, para duta terpilih diharapkan mampu mentransfer ilmu yang didapat untuk membangun ekosistem digital kampus yang sehat, sekaligus mengedukasi rekan sejawat agar menggunakan kecerdasan buatan secara bijak, aman, dan produktif. (Fika/Humas)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait