Tim UMS Latih 80 Guru PAUD Sukoharjo Gunakan Digital Storybook

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan yang melibatkan 80 guru dari 12 satuan PAUD di bawah Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Sukoharjo ini digelar pada Jumat, 5 Juni 2026.

Program pemberdayaan yang berfokus pada penguatan emosi dasar anak tersebut didanai langsung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Republik Indonesia. Pendanaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pendidikan karakter di jenjang usia dini.

Urgensi Cegah Perundungan Sejak Usia Dini

Ketua tim PkM UMS, Dr. Choiriyah Widyasari, M.Psi., menjelaskan bahwa bibit perilaku perundungan, seperti mengejek, merebut mainan, hingga mengucilkan teman, sering kali muncul sejak usia dini dan dianggap biasa. Jika dibiarkan, tindakan tersebut berpotensi berkembang menjadi pola interaksi sosial yang tidak sehat di masa depan.

“Melalui kegiatan ini, para guru mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya peran lembaga PAUD dalam mencegah perundungan sejak dini. Peserta diajak memahami berbagai bentuk perilaku perundungan yang kerap muncul pada anak usia dini serta strategi penanganannya melalui pendekatan pendidikan yang positif,” ujar Choiriyah pada Minggu, 7 Juni 2026.

Ia menambahkan, pengenalan emosi dasar seperti senang, sedih, marah, takut, kecewa, dan malu sangat penting agar anak mampu mengelola perasaan mereka tanpa harus menyakiti orang lain.

Pelatihan Interaktif Menggunakan Digital Storybook

Dalam agenda tersebut, para peserta mendapatkan pelatihan langsung mengenai pemanfaatan media buku cerita digital (digital storybook). Media visual dan naratif ini dirancang khusus untuk menanamkan nilai-nilai empati dan kasih sayang melalui cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak.

Para guru dilatih untuk membuka ruang diskusi, mengajukan pertanyaan reflektif, serta menggali perasaan anak berdasarkan alur cerita digital yang disajikan di kelas. Metode ini dinilai efektif karena sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini yang lebih responsif terhadap stimulasi visual.

Mewujudkan PAUD Ramah Anak yang Berkelanjutan

Program ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya konsep PAUD ramah anak di Kabupaten Sukoharjo, yang tidak hanya aman secara fisik tetapi juga sehat secara psikologis. Para peserta menyambut positif alternatif pembelajaran berbasis digital ini karena dinilai aplikatif dan menarik bagi anak-anak.

Sebagai langkah nyata pascapelatihan, tim PkM UMS berkomitmen untuk mengawal implementasi media digital storybook ini secara berkelanjutan di masing-masing sekolah asal peserta. Sinergi antara guru, sekolah, dan orang tua diharapkan dapat membentuk lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait