muhammadiyahkaranganyar.or.id, Jatiyoso– Upaya memperkuat organisasi Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting terus dilakukan. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Silaturahmi dan Pembinaan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) serta Lembaga Pengembangan Masjid dan Mushola (LPMM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jatiyoso di Mushola Asy-Syifa, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Pembinaan, Pendampingan, dan Penguatan Organisasi di Tingkat Ranting dan Cabang”. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga difokuskan pada pendampingan organisasi serta verifikasi dan pembaruan data cabang, ranting, masjid, dan mushola Muhammadiyah di wilayah Jatiyoso.

Hadir dalam kegiatan tersebut tim LPCR dan LPMM PDM Karanganyar bersama keluarga besar PCM Jatiyoso. Peserta yang terlibat meliputi Pleno PCM Jatiyoso, ketua dan anggota majelis serta lembaga PCM Jatiyoso, Pimpinan Ranting Muhammadiyah se-Kecamatan Jatiyoso, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PCPM Jatiyoso, pengurus Lazismu PCM Jatiyoso, Kepala SD Muhammadiyah Jatiyoso, serta anggota KOKAM PCPM Jatiyoso.
Dalam sambutannya, perwakilan LPCR PDM Karanganyar menegaskan bahwa keberadaan ranting dan cabang merupakan fondasi utama dalam gerakan Muhammadiyah. Menurutnya, kemajuan organisasi sangat ditentukan oleh kekuatan dan aktivitas yang berjalan di tingkat akar rumput.
“Ranting dan cabang adalah ujung tombak Muhammadiyah. Jika ranting dan cabang kuat, maka persyarikatan akan semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain memberikan pembinaan, tim LPCR dan LPMM juga melakukan dialog dengan para pengurus cabang dan ranting untuk mengetahui kondisi riil organisasi di lapangan. Berbagai masukan dan kendala yang dihadapi pengurus menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan efektivitas program pembinaan ke depan.

Ketua PCM Jatiyoso menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa silaturahmi dan pendampingan dari PDM Karanganyar menjadi motivasi bagi seluruh pengurus untuk terus mengembangkan dakwah Muhammadiyah di wilayah Jatiyoso.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara PDM, PCM, dan ranting perlu terus diperkuat agar program-program persyarikatan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, LPCR dan LPMM PDM Karanganyar berharap terbangun komunikasi yang semakin erat antara pimpinan daerah, cabang, dan ranting. Selain itu, hasil pendataan dan pembinaan diharapkan mampu menjadi dasar penyusunan program pengembangan organisasi yang lebih terarah, sehingga Muhammadiyah di Jatiyoso semakin kuat, tertata, dan berkemajuan.















