by | 14 Jun 2026 | Berita

Kemenag Sahkan Dua Prodi UMUKA Solo, Perkuat Identitas Kampus Muhammadiyah

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR – Langkah besar diambil Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) Solo yang kini langsung bersiap mendirikan Fakultas Agama Islam setelah resmi mengantongi izin operasional untuk dua program studi keagamaan baru. Kehadiran dua jurusan ini sekaligus melengkapi total 25 pilihan prodi yang kini tersedia di kampus kebanggaan warga Karanganyar tersebut.

Izin penyelenggaraan program studi baru tersebut tertuang dalam dua Keputusan Menteri Agama (KMA) terpisah tahun 2026. Pemerintah menyerahkan keputusan ini secara kolektif kepada beberapa rektor perguruan tinggi Muhammadiyah yang hadir dalam acara penyerahan resmi tersebut.

Wakil Rektor II UMUKA, Sarilan M. Ali, mengonfirmasi kesiapan kampusnya untuk langsung mengimplementasikan mandat baru ini pada tahun ajaran terdekat. Pihak kampus bergerak cepat melakukan konsolidasi internal demi menyambut gelombang mahasiswa baru.

“Alhamdulillah hari ini Universitas Muhammadiyah Karanganyar menerima keputusan Menteri Agama Republik Indonesia tentang izin penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Hukum Keluarga Islam. Insya Allah mulai tahun akademik 2026-2027 kedua prodi ini siap menerima mahasiswa baru,” ujar Sarilan, Sabtu (13/6/2026).

Hadirnya Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Hukum Keluarga Islam (HKI) jenjang sarjana ini membawa dampak strategis bagi internal kampus. Manajemen universitas menegaskan bahwa restu Kemenag ini merupakan batu pijakan awal untuk merealisasikan rencana besar yang tertunda.

Menurut Sarilan, kehadiran dua prodi baru tersebut sekaligus menjadi langkah awal pembentukan Fakultas Agama Islam di UMUKA. Kebijakan akselerasi ini merupakan bagian dari program besar Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Muhammadiyah.

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memang terus mendorong agar seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) memiliki fakultas berbasis keagamaan. Hal ini berfungsi sebagai benteng ideologis dan identitas lembaga pendidikan Islam.

“Ciri khas perguruan tinggi Muhammadiyah adalah harus memiliki Fakultas Agama Islam. Identitas utama PTMA ada pada spirit Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah membeberkan alasan kuat di balik pemberian izin massal ini. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amin Suyitno, menyebut hadirnya prodi keagamaan di lingkungan PTMA menjadi penguat nilai inti yang menjadi karakter Muhammadiyah.

Pemerintah memandangkan ekspansi jurusan keagamaan ini sebagai penyeimbang yang krusial. Kampus swasta berbasis Islam tidak boleh hanya menonjolkan sains umum, tetapi juga wajib memperdalam akar ilmu agama secara akademik.

“Khusus di UMUKA ada dua prodi, yakni Pendidikan Agama Islam dan Hukum Keluarga Islam. Ini menjadi pelengkap karena Muhammadiyah harus memiliki prodi-prodi keagamaan yang menjadi core values-nya,” ujar Amin usai menyerahkan SK izin prodi baru.

Amin menilai keberadaan prodi keagamaan akan melengkapi berbagai program studi umum yang telah berkembang pesat. Dengan begitu, cetak biru pengembangan ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama di lingkungan Muhammadiyah dapat berjalan secara seimbang.

“Kalau di Muhammadiyah dua-duanya seimbang. Program studi umum sudah banyak, sedangkan program studi agama melengkapi. Ini menjadi ciri Muhammadiyah, ilmu umum tetap dikaji, agama juga dikaji,” jelas Amin.

Otoritas pusat tidak hanya menyerahkan berkas perizinan untuk wilayah Solo Raya. Kementerian Agama memanfaatkan momentum ini untuk melegalisasi prodi keagamaan baru di berbagai wilayah strategis dari Sumatra hingga Sulawesi.

Daftar kampus yang menerima izin serupa antara lain Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Riau, dan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Selain itu, dokumen legalitas juga jatuh ke tangan Universitas Muhammadiyah Bojonegoro, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Universitas Muhammadiyah Enrekang, hingga Universitas Muhammadiyah Jambi.

Melalui ekspansi masif ini, jaringan Perguruan Tinggi Muhammadiyah diharapkan semakin memperkuat perannya di masyarakat. Kampus-kampus ini memegang mandat besar untuk mengintegrasikan pengembangan ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai luhur keislaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait