by | 13 Oct 2025 | Berita

Workshop Kurikulum TPA di PRM Waru Dorong Inovasi Pembelajaran Al-Qur’an Anak

MUHAMMADIYAHKARANGANYAR, Karanganyar — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat, menggelar Workshop Kurikulum TPA di Masjid Nur Rahman pada Minggu, 12 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti 40 peserta dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dengan tujuan memperbarui metode pembelajaran santri agar lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.


Ketua PCM Kebakkramat, Paryono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pembaruan kurikulum di lembaga pendidikan Al-Qur’an tingkat desa.
“Anak-anak zaman sekarang perlu pendekatan belajar yang kreatif dan menyenangkan. Workshop ini menjadi upaya agar para ustaz dan ustazah mampu menyusun pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Workshop menghadirkan narasumber utama, Mahasri Shobahiya, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Ia memaparkan konsep kurikulum tematik integratif yang menekankan kolaborasi antara pendidik, lingkungan, dan nilai-nilai kehidupan sehari-hari.


“Kurikulum TPA seharusnya tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak melalui kegiatan kontekstual di sekitar anak,” terang Mahasri.


Para peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan presentasi rancangan kurikulum. Dengan metode partisipatif, para guru TPA belajar langsung menyusun materi ajar yang efektif dan menyenangkan.


Salah satu peserta, Hartono, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru.


“Materinya bagus dan inspiratif. Saya jadi tahu cara membuat pembelajaran TPA yang lebih menarik,” tuturnya penuh semangat.


Selain sesi utama, panitia menyiapkan sharing session antar peserta untuk saling berbagi praktik baik. Banyak ide segar muncul, seperti penggunaan media digital sederhana untuk mengajarkan tajwid dan kisah nabi.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari PRM Waru, PCM Kebakkramat, dan Takmir Masjid Nur Rahman. Ketua panitia, Suyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi.


“Kerja sama dan semangat para peserta menjadi bukti bahwa pembaruan pendidikan Al-Qur’an bisa dimulai dari tingkat desa,” ungkapnya.


Workshop ditutup dengan doa bersama dan penyerahan sertifikat keikutsertaan. PRM Waru berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya pengajar Al-Qur’an yang unggul, profesional, dan mampu menjawab tantangan era digital.
Dengan terselenggaranya Workshop Kurikulum TPA ini, Masjid Nur Rahman kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan masyarakat.

Kontributor : Agus S

Editor : MPI PDM KARANGANYAR

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait