Pemuda Muhammadiyah Karanganyar Gelar Baitul Arqom, Wakil Bupati Beri Pesan Penting
MUHAMMADIYAHKARANGANYAR, TAWANGMANGU – Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Elliana, menegaskan pentingnya peran strategis Muhammadiyah dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat saat membuka kegiatan Baitul Arqom Dasar Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Karanganyar yang digelar di Hotel Pondok Sari 2, Tawangmangu, Kamis (25/12) hingga Jumat (26/12).
Kegiatan Baitul Arqom Dasar ini diikuti oleh 52 peserta yang merupakan perwakilan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dari 17 kecamatan se-Kabupaten Karanganyar. Agenda ini menjadi bagian dari upaya penguatan ideologi, kepemimpinan, dan dakwah Muhammadiyah di tingkat akar rumput.
Sebelum memasuki rangkaian Baitul Arqom, kegiatan diawali dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDPM Karanganyar yang dilaksanakan sejak pukul 09.00 WIB. Ketua Umum PDPM Karanganyar, Malich Ibrahim, menyampaikan bahwa Rakerda menjadi momentum penting untuk menguatkan konsolidasi organisasi Pemuda Muhammadiyah dari level paling bawah.
“Rakerda ini menjadi titik awal penguatan Pemuda Muhammadiyah dari akar rumput, agar gerakan dakwah dan kaderisasi semakin terarah dan berkelanjutan,” ujar Malich Ibrahim.
Pada sesi pertama Baitul Arqom Dasar, panitia menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Wakil Bupati Karanganyar Adhe Elliana, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar Ustadz Muhammad Arif Babher, serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Periode 2019–2024, Muhammad Yunus.
Dalam pemaparannya, Wakil Bupati Karanganyar menekankan bahwa Muhammadiyah memiliki kontribusi yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat Indonesia, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, sosial, hingga keagamaan.
“Muhammadiyah mengurusi umat sejak lahir bahkan hingga meninggal. Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) telah menjadi solusi nyata bagi persoalan bangsa,” tegas Adhe Elliana.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta Baitul Arqom yang merupakan kader Pemuda Muhammadiyah agar menjaga marwah dan harga diri Muhammadiyah serta tidak tergoda oleh kepentingan duniawi yang dapat merusak nilai-nilai persyarikatan.
“Jaga Muhammadiyah dengan sebaik-baiknya. Jangan pernah menukar harga diri Muhammadiyah dengan iming-iming duniawi,” pesannya.
Di akhir sambutan, Adhe Elliana menyampaikan apresiasi atas semangat kader-kader Pemuda Muhammadiyah se-Kabupaten Karanganyar yang tetap konsisten mengikuti proses kaderisasi melalui Baitul Arqom Dasar.
Kegiatan Baitul Arqom Dasar PDPM Karanganyar akan berlangsung hingga Jumat (26/12). Salah satu luaran utama kegiatan ini adalah penguatan dakwah Muhammadiyah di tingkat akar rumput, sekaligus menyiapkan kader Pemuda Muhammadiyah yang ideologis, militan, dan berintegritas dalam menggerakkan persyarikatan di masa depan.