muhammadiyahkaranganyar.or.id, COLOMADU – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Colomadu menggelar workshop penguatan dakwah digital yang bertempat di Aula Sekolah SD Muhammadiyah Program Unggulan (MPU) Gedongan, pada Sabtu (7/2/2026).
Workshop ini mengangkat tema Manajemen Reputasi Digital Organisasi serta Bedah Konten Digital, Optimalisasi Website, dan Media Sosial, sebagai tindak lanjut program Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Karanganyar. Kegiatan ini di ikuti sekitar 50an peserta yang terdiri dari berbagai unsur Amal Usaha Muhammadiyah Colomadu,Ortom, Angkatan Muda Muhammadiyah, kepala Sekolah TK se Colomadu,serta Delegasi dari setiap ranting baik dari Muhamadiyah maupun Aisyiyah
Ketua Panitia, Irin Dwi Susanti, S.Pd., M.Pd., Gr., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memaksimalkan branding peserta dalam berdakwah melalui ruang digital. Menurutnya, setiap peserta didorong untuk mampu membangun citra positif diri dan lembaga melalui media sosial sesuai peran masing-masing.
Sementara itu, Sekretaris PCM Colomadu, Sigit Suroto, S.T., yang mewakili Ketua PCM dalam sambutannya, menekankan adanya pergeseran pola komunikasi di era digital. Ia menyampaikan bahwa media sosial kini menjadi medium yang lebih efektif dalam menyampaikan pesan dan memperluas jangkauan dakwah.
“Jika sebelumnya promosi dan penyampaian informasi dilakukan melalui spanduk, kini peran tersebut banyak bergeser ke media sosial. Karena itu, kebiasaan memperbarui status yang selama ini bersifat spontan perlu diarahkan agar menjadi sarana branding yang lebih bermakna,” ujarnya.
Pada sesi materi pertama, Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Karanganyar, Sri Widada, S.T., memaparkan pentingnya manajemen branding dan reputasi persyarikatan di ruang digital. Ia menekankan bahwa persepsi publik terhadap Muhammadiyah sangat dipengaruhi oleh jejak digital, pola komunikasi media, serta konsistensi nilai yang ditampilkan kepada masyarakat.
Sesi materi kedua dipandu oleh Dimas Adila Putra, M.Cs., praktisi wirausaha dan pengelola media digital. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk berani bereksperimen secara langsung melalui pembuatan konten video sederhana sebagai latihan awal pengelolaan media sosial. Peserta dibekali prinsip dasar pengelolaan konten, meliputi perencanaan konten, konsistensi unggahan, serta penyusunan pesan yang mampu menarik perhatian sejak awal.
Menutup rangkaian kegiatan, Arum selaku perwakilan panitia mengajak seluruh unsur persyarikatan untuk lebih mawas dan sadar dalam berkontribusi pada penguatan dakwah digital. Ia menegaskan bahwa penyebarluasan dokumentasi dan narasi kegiatan kepada MPI merupakan bagian dari kerja bersama, sehingga dakwah Muhammadiyah dapat tersampaikan lebih luas dan berdampak. Menurutnya, penguatan dakwah digital tidak dapat berjalan optimal jika hanya dibebankan kepada satu majelis, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur persyarikatan.
Kontributor : Abdul Latif Multi Utomo (MPI Colomadu)















