muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menyelenggarakan kompetisi Islamic Student Competition XVI Nasional 2026. Kompetisi yang mengusung tema Muda Berprestasi Dengan Semangat Islami pada 13-14 Februari, bertujuan untuk melahirkan generasi muda berprestasi dan adaptif dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.
Thoriq selaku ketua panitia ISC XVI Nasional 2026, dalam laporannya menuturkan sejumlah 475 siswa SMA sederajat yang terdiri dari beberapa provinsi di Indonesia mengikuti ajang kompetisi ISC XVI Nasional 2026. Ia berharap, melalui kompetisi ini para peserta dapat mengembangkan keterampilan yang dimiliki.
“Harapan terselenggaranya kegiatan kali ini ialah untuk ajang pencari jati diri, mengasah kemampuan serta mencari pengalaman dari berbagai bidang sesuai dengan lininya masing-masing,” harapnya pada pembukaan kompetisi, Jumat (13/2).

Wakil Dekan I FAI UMS, Alfiyatul Azizah, Lc., M.Ud., menyampaikan sambutan mewakili Dekan Dr. Muhammad Ali, S.Ag, M.Pd., pada pembukaan ISC XVI. Dalam sambutannya, ia menekankan komitmen FAI UMS dalam mewujudkan Indonesia berkemajuan melalui pendampingan masyarakat.
Alfiyatul menambahkan, para siswa memiliki kewajiban menjaga ukhuwah keislaman untuk memastikan keberlangsungan peran sentral ulama di keseluruhan lapisan masyarakat di tengah tantangan perubahan zaman.
“Terutama kita sedang berada di kondisi yang tidak terlalu baik. Ekonomi naik turun, masyarakat butuh pendampingan para ulama, para pejabat butuh pendampingan ulama dalam menentukan kebijakan,” tegasnya.

Kabar membahagiakan disampaikan oleh Wakil Dekan tersebut, FAI UMS menawarkan beasiswa berupa potongan biaya pendidikan dan biaya pengembangan studi bagi para pemenang yang hendak melanjutkan studi di seluruh program studi FAI UMS.
Beasiswa bagi para pemenang bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi menjadi peluang bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri. Hal ini disampaikan oleh Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) Dr. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., saat membuka kompetisi ISC XVI 2026.
“Kami berpesan jadikanlah kompetisi ini sebagai ruang untuk memperluas jejaring untuk saling menunjukkan pengalaman menimba inspirasi, tunjukkan kemampuan terbaik tentunya tapi juga tetap menjunjung tinggi sportifitas kejujuran dan etika akademik,” pesannya.
Kholid juga menyampaikan hingga saat ini pendaftar di UMS telah mencapai 8.019 calon mahasiswa dan penambahan capaian akademik dan non-akademik di tingkat nasional dan internasional menunjukan indikator peningkatan positioning UMS di masyarakat.

Penyelenggaraan kompetisi ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Nurzaini Wahyu Widodo, S.Kom., S.H., M.Hum., mewakili kepala Kemenag Jateng memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kompetisi ISC.
“Kementerian Agama Kabupaten Jawa Tengah menyampaikan apresiasi yang seinginya kepada segenap pengurus, dekan, dan jajaran Dari FAI UMS dan secara umum dari UMS yang telah mengadakan ISC yang ke-16 Ini sangat luar biasa,” tambahnya.
Kolaborasi antara Kemenag dan UMS ini, lanjutnya, memperkuat posisi universitas sebagai pusat pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. (Roselia/Humas)















