by | 21 Feb 2026 | Pendidikan |

LKMM Ormawa UMS 2026: Cetak Pemimpin Amanah dengan Konsep Islami

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA – Rangkaian kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Fungsionaris Ormawa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memasuki materi ketiga yang mengangkat tema Kepemimpinan Islami dalam Berorganisasi. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Syariah Lorin Solo dan diikuti oleh mahasiswa aktivis organisasi kemahasiswaan atau Ormawa tingkat universitas maupun fakultas.

Materi keempat ini menghadirkan Dr. MahaMahaMahasri Shobahimemas’uliyahahwau Ketua Lembaga Pengembangan Pondok Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) UMS sebagai pengisi acara. Ia kembali memas’uliyahahwa kepemimpinan dalam organisasi bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah yang melekat tanggung jawab (mas’uliyahamnya.

“Setiap individu pada hakikatnya adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas perannya, sebagaimana nilai-nilai yang ditegaskan dalam ajaran Islam,” ungkapnya, Sabtu, (14/2).

Ia menjelaskan konsep Imamah sebagai kepemimpinan yang menuntut keteladanan, visi yang jelas, serta kemampuan menjadi yang terdepan dalam kebaikan. Sementara itu, Mas’uliyah ditekankan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan spiritual yang harus dijalankan dengan penuh amanah dan keadilan.

“Dalam konteks organisasi mahasiswa, kedua konsep tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun budaya organisasi yang profesional sekaligus berintegritas,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mahasri memaparkan bahwa standar kompetensi pemimpin merujuk pada sifat-sifat Rasulullah SAW, yang meliputi kejujuran, amanah, kecerdasan, dan kemampuan menyampaikan kebenaran.

“Pengambilan keputusan dalam organisasi juga harus dilandasi musyawarah, serta didukung etika komunikasi dan interaksi yang santun. Hal ini menjadi penting agar dinamika organisasi tetap berjalan harmonis dan produktif,” paparnya.

Kegiatan ini berlangsung secara interaktif, di mana peserta tidak hanya menyimak paparan, tetapi juga diajak merefleksikan peran kepemimpinan yang sedang mereka emban di masing-masing organisasi. Diskusi yang berkembang menegaskan bahwa tantangan Ormawa saat ini membutuhkan figur-figur pemimpin yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga kuat secara nilai dan karakter.

Materi ini menjadi bagian penting dalam rangkaian LKMM Fungsionaris Ormawa karena bertujuan membentuk pemimpin mahasiswa yang berlandaskan nilai keislaman, berintegritas, serta mampu membawa organisasi ke arah yang lebih progresif dan berdampak.

“Melalui kegiatan ini, para aktivis Ormawa diharapkan mampu menginternalisasi nilai imamah dan mas’uliyah dalam setiap peran yang dijalankan. Saatnya mahasiswa berani mengambil tanggung jawab, menjaga amanah, dan menghadirkan kepemimpinan yang adil, visioner, serta memberi manfaat nyata bagi lingkungan kampus dan masyarakat luas,” tegasnya. (Daffana/Fika/Humas)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait