by | 21 Feb 2026 | Pendidikan |

Mahasiswa KKN-DIK UMS Gelar Edukasi Parenting, Bekali Orang Tua Pola Asuh Era Digital

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan parenting bagi masyarakat Desa Pendek, Kecamatan Mojogedang, Karanyanyar, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan pemahaman orang tua terhadap pengasuhan anak di era digital. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (4/2) ini diikuti oleh para ibu-ibu RT 03 dan RT 04 dengan antusias dan partisipasi aktif sepanjang kegiatan berlangsung.

Salah satu mahasiswa, Rizky Nugraheni menyebut kegiatan parenting ini, diharapkan para orang tua semakin memahami pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak yang berakhlak, mandiri, serta bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi.

“Program ini menjadi bagian dari implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial dalam mendukung pendidikan karakter anak,” ujar Rizky Nugraheni, Kamis, (19/2).

Program parenting tersebut turut dihadiri oleh Ibu Bayan Dusun Pendek, Nanik Triyani, yang memberikan sambutan pembuka. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN-DIK FKIP UMS yang menghadirkan kegiatan edukatif bagi masyarakat.

“Kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana orang tua menghadapi tantangan baru dalam mendampingi anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital,” ujarnya.

Kegiatan parenting mengusung tema “Peran Orangtua dalam Pembentukan Karakter Anak di Era Digital.” Materi yang disampaikan menekankan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak, meliputi penanaman nilai moral, spiritual, serta kemampuan komunikasi dan sosial yang menjadi bekal anak dalam kehidupan sehari-hari.

Sesi tanya jawab dari ibu – ibu kepada pemateri Ibu Dr. Choirun Nisa, S.Pd. SD., M.Pd.

Dalam pemaparannya, Dr. Choirun Nisa, S.Pd. SD., M.Pd., selaku pemateri dalam kegiatan ini menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi orang tua di era digital, di antaranya penggunaan gawai secara berlebihan, paparan konten negatif, berkurangnya interaksi tatap muka dalam keluarga, hingga potensi kecanduan internet pada anak.

“Orang tua memiliki peran penting sebagai teladan (role model), pendamping digital, sekaligus pengarah dalam penggunaan teknologi secara bijak,” ungkapnya.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Para ibu secara aktif menyampaikan pengalaman serta permasalahan yang dihadapi dalam mendampingi anak di rumah, khususnya terkait penggunaan gawai.

Salah satu peserta, Sudarmi, mengajukan pertanyaan mengenai cara mengatasi kebiasaan anak yang harus menggunakan handphone saat makan karena anak cenderung menangis dan menolak makan apabila tidak diberikan gawai.

Menanggapi hal tersebut, Choirun Nisa menjelaskan bahwa orang tua dapat mengalihkan perhatian anak melalui aktivitas yang lebih interaktif dan menyenangkan, seperti mengajak anak berbincang ringan, bercerita, bermain tebak-tebakan sederhana, serta menciptakan suasana makan yang hangat bersama keluarga.

Ia juga menegaskan pentingnya konsistensi orang tua dalam membangun kebiasaan makan tanpa gawai secara bertahap agar anak dapat belajar fokus pada makanan sekaligus meningkatkan interaksi sosial dalam keluarga.

Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, mahasiswa KKN-DIK FKIP UMS turut membagikan souvenir berupa gelas kepada para peserta kegiatan. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat setempat. (Adi/Humas)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait