by | 21 Feb 2026 | Pendidikan |

UMS Gelar Workshop Pedagogi, Bekali Guru Metode Pembelajaran Interaktif dan Kontekstual

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Workshop Series Pengabdian Masyarakat ke-4 yang berlangsung di Ruang E.21 UMS. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian workshop berkelanjutan yang menyasar peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam aspek pedagogi.

Kegiatan dibuka oleh Kaprodi Pendidikan Biologi UMS, Dr. Triastuti Rahayu, M.Si. Dalam sambutannya, ia mengawali dengan ungkapan syukur dan doa menjelang bulan Ramadan, sekaligus menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang menunjukkan antusiasme tinggi.

Kegiatan dibuka oleh Kaprodi Pendidikan Biologi UMS, Dr. Triastuti Rahayu, M.Si

“Begitu flyer dibagikan pagi hari, siangnya sudah langsung penuh. Sebenarnya kami sempat mempertimbangkan untuk menambah kelas, tetapi demi menjaga kualitas pelayanan dan pendampingan, akhirnya diputuskan tetap satu kelas,” ujarnya, Sabtu, (14/2).

Ia menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari lima seri workshop yang telah dirancang Prodi Pendidikan Biologi. Hingga saat ini, kegiatan telah memasuki seri keempat. Selain workshop series, Prodi juga memiliki program lain seperti Fun With Learning Experience yang melibatkan siswa dan akan segera kembali diluncurkan pada awal semester.

Triastuti menuturkan bahwa pada tiga workshop sebelumnya, fokus materi lebih banyak pada penguatan potensi keilmuan biologi. Sementara pada workshop ke-4 dan ke-5, tema diarahkan pada penguatan kompetensi pedagogi guru.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dan diterapkan langsung dalam proses pembelajaran di sekolah. Menurutnya, guru dituntut untuk adaptif terhadap perubahan kurikulum, mulai dari Kurikulum 2013 hingga Kurikulum Merdeka, beserta perangkat dan pendekatan pembelajarannya.

“Sebagai guru, kita harus terus belajar. Harapannya, ilmu dari workshop ini tidak hanya diterapkan di kelas masing-masing, tetapi juga ditularkan kepada rekan-rekan guru lainnya,” tambahnya.

Workshop kali ini digawangi oleh tim Pedagogi Pendidikan Biologi UMS yang terdiri dari Dra. Hariyatmi, M.Si., Putri Agustina, M.Pd., Dr. Dwi Setyo Astuti, M.Pd dan Dr. Annur Indra Kusumadhani, M.P.

Pemaparan dari Tim Pedagogi Pendidikan Biologi UMS, Dra. Hariyatmi, M.Si pada Workshop Series ke-4

Pemateri dan pengarah Workshop Series ke-4, Dra. Hariyatmi, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin Prodi Pendidikan Biologi sebagai bentuk hilirisasi keilmuan dosen kepada masyarakat, khususnya guru. Para dosen yang memiliki kepakaran berbeda dikelompokkan dalam “rumah pedagogi” untuk merancang materi yang relevan dengan kebutuhan guru saat ini.

“Materi yang kami pilih menyesuaikan perkembangan terbaru, termasuk standar proses yang sedang menjadi perhatian. Tapi yang paling penting bukan materinya, melainkan bagaimana cara membelajarkannya,” jelasnya.

Workshop dirancang secara interaktif. Alih-alih hanya menyampaikan teori, peserta diajak untuk terlibat aktif melalui simulasi dan pengalaman langsung. Pendekatan ini bertujuan agar guru merasakan sendiri proses pembelajaran yang kontekstual.

Konsep yang diusung adalah contextual teaching, yakni mengaitkan materi pembelajaran dengan fenomena yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Misalnya, isu banjir dan perubahan cuaca yang sedang marak terjadi dijadikan pintu masuk untuk membahas materi sains secara lebih relevan dan bermakna.

“Intinya adalah bagaimana siswa mengalami pembelajaran. Bukan hanya diberi tahu, tetapi merasakan prosesnya,” tegasnya.

Salah satu peserta, Muhammad Asyam Fathin, S.Pd., selaku guru dari SMP Muhammadiyah 5 Surakarta, mengaku terkesan dengan konsep workshop yang berbeda dari biasanya.

“Menarik banget, karena baru sekali ini mengikuti acara seperti ini. Kita dituntut aktif dan berpikir kritis. Ilmunya dapat, motivasinya juga dapat. Semoga bisa diundang lagi,” ujarnya.

Menurutnya, metode pembelajaran yang dipraktikkan dalam workshop menjadi hal paling berkesan dan potensial untuk diaplikasikan di kelas.

“Kalau metodenya bisa diaplikasikan, itu sangat menarik dan anak-anak pasti suka,” ungkapnya.

Melalui Workshop Series Pengabdian Masyarakat ini, lanjutnya, Prodi Pendidikan Biologi UMS menegaskan komitmennya dalam membangun kemitraan berkelanjutan dengan guru.

“Tidak hanya dosen yang berkembang melalui pengabdian, tetapi juga guru sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,” pungkasnya. (Fika/Humas)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait